Istri Rancang Skenario Sadis Bunuh Suaminya Hakim PN Medan, Pelaku Kaget Saat Lihat Wajah Korban

Zuraida Hanum, yang juga otak pembunuhan, menginginkan korban seolah meninggal akibat Serangan Jantung.

Istri Rancang Skenario Sadis Bunuh Suaminya Hakim PN Medan, Pelaku Kaget Saat Lihat Wajah Korban
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Suasana rekonstruksi di dalam rumah korban di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1/2020). Tampak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan keterangan kepada wartawan. Istri Rancang Skenario Sadis Bunuh Suaminya Hakim PN Medan, Pelaku Kaget Saat Lihat Wajah Korban. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan tahap 2 kasus pembunuhan berencana hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaludin pada Kamis (16/1/2020).

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar mengungkap fakta bahwa istri korban, Zuraida Hanum, yang juga otak pembunuhan, menginginkan korban seolah meninggal akibat Serangan Jantung.

"Sesuai dengan rencana awal bahwa ZH menginginkan korban meninggal karena Serangan Jantung. Ini rencana skenario pelaku dengan membuat korban meninggal karena dugaan Serangan Jantung," kata Martuani Sormin.

Namun, perubahan skenario harus terjadi.

Hal tersebut karena para eksekutor membunuh korban dengan cara membekap terlalu kuat.

Skenario Pembunuhan Hakim PN Medan, Istri Ingin Seolah Terkena Serangan Jantung namun Muncul Lebam

 Istri Siapkan Ponsel Khusus untuk Bunuh Suaminya Hakim PN Medan Jamaludin

Janda Muda Tewas Ditikam Pacarnya, Polisi Ungkap Motif Cinta Segitiga Ayah dan Anak

Ibu dan Anak Jadi Muncikari, Ubah Indekos sebagai Tempat Prostitusi Terselubung di Padang

Sehingga, muncul bekas lebam di wajah korban.

"Jadi di sini juga ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal."

"Di mana dalam skenario, korban meninggal karena Serangan Jantung dan itu terjadi pada pukul 01.00 WIB tanggal 29 November 2019."

"Namun, pelaku terkejut karena ada lebam-lebam merah pada wajah korban ini."

"Mereka tidak menduga karena semakin kuatnya saat membekap korban," jelas Martuani Sormin.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved