Reaksi Fadli Zon Tentang Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kg

Fadli Zon mengatakan pencabutan subsidi gas Elpiji ini harus dihentikan dan jangan sampai harga gas tersebut naik.

Reaksi Fadli Zon Tentang Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kg
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Fadli Zon. 

Skema tersebut akan terbagi menjadi dua kelompok yakni masyarakat miskin dan masyarakat mampu. Data kelompok tersebut nantinya akan terdaftar di kementerian ESDM.

"Yang nerima tetep nerima, cuman teregister, terdaftar. Sehingga bisa teridentifikasi untuk mencegah terjadinya kebocoran," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, dilasnir Youtube Talk Show TVOne (17/1/2020).

Adapun mekanisme subsidi tersebut masih akan dirancang agar pemberian subsidi dapat terbagi rata kepada masyarakat, serta tepat sasaran dalam skema tersebut.

Walau demikian, untuk masyarakat mampu harga gas Elpiji 3 kilogram tidak akan mendapatkan subsidi uang atau bantuan dari pemerintah.

Arifin mengatakan proses identifikasi masyarakat tersebut untuk mengetahui warga yang memang berhak mendapatkan bantuan uang atas subsidi gas Elpiji itu.

Adanya pencabutan subsidi gas ini, Arifin membantah jika kebijakan tersebut membuat rakyat susah. "Masa kita mau jelek sih niatnya?" kata Arifin.

Diketahui perbandingan sementara harga gas melon atau Elpiji 3 kilogram dengan gas Elpiji 12 kilogram sebagai berikut.

Saat ini harga gas Elpiji 3 kilogram adalah Rp 16.000 hingga Rp 20.000. Lalu, gas Elpiji 12 kilogram adalah Rp 139.000 hingga Rp 142.000.

Jika pertengahan tahun pada Juli 2020 mengalami kenaikan hingga 75 persen maka harga gas masing-masing sebagai berikut.

Gas Elpiji 3 kilogram mencapai harga Rp 34.000 hingga Rp 36.000 per tabung. Sedangkan, Gas Elpiji 12 kilogram diperkirakan naik Rp 11.600 hingga Rp 11.900. (Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved