Kisah Guru di Lampung Utara Terobos Banjir Demi Mengajar, Mandi dan Ganti Baju di Sekolah

Hal itu telah ia lalui sejak dirinya pertama mengajar pada 2007 hingga kini. Banjir telah menjadi temannya sehari-hari kala hujan tiba.

Kisah Guru di Lampung Utara Terobos Banjir Demi Mengajar, Mandi dan Ganti Baju di Sekolah
Tribunlampung.co.id/Anung
Demi Tugas, Guru SDN 3 Banjar Agung Nekat Berjalan Kaki Terobos Banjir Menuju Sekolah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Yuliana, guru SD Negeri 3 Bandar Agung, Kabupaten Lampung Utara, rela menerobos banjir setinggi pinggangnya demi bisa mengajar.

Hal itu telah ia lalui sejak dirinya pertama mengajar pada 2007 hingga kini. Banjir telah menjadi temannya sehari-hari kala hujan tiba.

 Untuk sampai ke SDN 3 Bandar Agung, Yuliana harus melewati jalan di perbatasan Desa Bandar Agung Dusun Bandar Rejo, Kecamatan Muara Sungkai dengan Desa Haduyang Ratu dan Desa Isorejo, Kecamatan Bunga Mayang.

Namun setiap musim hujan, jalan tersebut selalu banjir akibat luapan air Sungai Sungkai.

 Banjir kadang mencapai 2 meter. Namun Selasa (21/1/2020) pagi kemarin, banjir mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Yuliana pun nekat menerobosnya.

Kivlan Zein Kenakan Seragam TNI Baca Eksepsi, Sebut Nama Wiranto, Tito, dan Luhut

Menteri Sebut Tanjung Priok Daerah Kumuh dan Sumber Kriminal, Warga  Ancam Tutup Pelabuhan

Demi Tugas, Guru SDN 3 Banjar Agung Nekat Berjalan Kaki Terobos Banjir Menuju Sekolah

Depan Kantor PLN UID Lampung Juga Kerap Jadi Langganan Banjir, Ketinggian Air hingga 30 Cm

Siswi SMA Disebut Anak Jin, Mengaku Ditendang Bu Guru Saat Dihukum Merangkak di Lapangan

Membaca bismillah, ia pun menerobos banjir tersebut secara perlahan. Ia mengangkat tasnya ke atas dan berjalan pelan.

Hampir seluruh baju Yuliana basah. Tubuhnya pun menjadi kotor. Saat tiba di sekolah, ia akan mandi membersihkan diri serta mengganti pakaiannya.

"Sampai di sekolah nanti ganti baju. Saya bawa seragam untuk salin," tutur guru kelas VI ini.

Banjir seperti ini bukanlah yang pertama kali, khususnya di jalan yang dilalui Yuliana. Hampir setiap tahun banjir terjadi di jalan penghubung tersebut.

Halaman
123
Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved