Pelayanan Publik

Apa Syarat Kutipan Akta Pengakuan dan Pengesahan Anak, Biaya, Waktu dan Cara Membuatnya

Kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

Apa Syarat Kutipan Akta Pengakuan dan Pengesahan Anak, Biaya, Waktu dan Cara Membuatnya
SHUTTERSTOCK / Kompas.com
Apa Syarat Kutipan Akta Pengakuan dan Pengesahan Anak, Biaya, Waktu dan Cara Membuatnya. FOTO Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pengakuan anak merupakan Pengakuan seorang ayah terhadap anaknya yang disetujui oleh ibu kandungnya yang lahir dari perkawinan sah Menurut hukum agama tetapi belum sah menurut hukum Negara.

Sebenarnya apa syarat kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak dan bagaimana cara membuat kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak?

Ahmad Zainuddin selaku Kepala Disdukcapil Bandar Lampung mengatakan kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak merupakan dokumen pengakuan seorang ayah kepada anaknya.

“Kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Undang-undang 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia,” kata Ahmad Zainuddin, Rabu (22/1/2020).

Apa saja syarat Akta Pengakuan dan Pengesahan Anak?

Berikut syarat kutipan akta pengakuan dan pengesahan anak, Menurut Ahmad Zainuddin.

1. Mengisi formulir pengakuan anak.

2. Akta Kelahiran anak yang diakui.

3. Fotokopi KK dan Kartu Tanda Pengenal orang tuanya seperti KTP, SKBRI, STMD, Passport.

4. Pengesahan anak dilangsungkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sewaktu orang tuanya melaksanakan Perkawinan.

Halaman
1234
Penulis: Resky Mertarega S
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved