Seleb
Rano Karno Pergoki Perekam Film Akhir Kisah Cinta Si Doel di Bioskop
Rano Karno melihat oknum pembajak tersebut melakukan hal itu karena rasa cintanya pada film garapannya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Rano Karno pergoki seseorang sedang merekam film garapannya, Akhir Kisah Cinta Si Doel.
Hal itu ia temukan saat hari pertama film Akhir Kisah Cinta Si Doel diputar serentak di seluruh bioskop Tanah Air pada Kamis (23/1/2020) lalu.
Kemudian tim Akhir Kisah Cinta Si Doel langsung mengimbau pelaku yang merekam untuk segera menghapus semua rekamannya tersebut.
“Malah kemarin ada yang ngerekam, bahaya sebenarnya, sudah jelas saat menonton tidak boleh mereka, apalagi abis direkam disebar bahaya kan,” kata Rano Karno kepada Grid.ID di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2020).
“Ada kita, ada datanya, Cukup kita nasihatin, tolong dihapus ya, jangan sampai kita ambil tindakan. Tapi itu sudah dihapus kok,” lanjutnya.
• Rano Karno Evakuasi Artis Alami Lumpuh yang Jadi Korban Banjir, Si Doel Ucap Alhamdulillah
• 2 Artis Kawakan di Si Doel Anak Sekolah, Ada yang Sedang Sakit hingga Meninggal di Perjalanan
• Terungkap Ternyata Rizky Febian yang Melapor Pembunuhan Berencana terhadap Lina, Teddy Ketakutan
• Nama Mulan Jameela Terseret Kasus MeMiles, Polisi: MJ Belum Ada Kepentingan
Meski begitu, Rano Karno melihat oknum pembajak tersebut melakukan hal itu karena rasa cintanya pada film garapannya.
Namun oknum tersebut melakukannya dengan cara yang salah.
“Itu juga karena kecintaan, namanya perasaan orang tidak bisa kita ukur,” tandas Rano Karno.
Rano Karno memang sengaja tidak mengadakan gala premier film Akhir Kisah Cinta Si Doel.
Konsepnya itu ia terapkan untuk mengurangi spoiler film garapannya.
Tiga hari film Akhir Kisah Cinta Si Doel tayang, Rano Karno melihat efektifitas dari konsepnya tersebut.
Rano Karno, pemeran Si Doel mengatakan 80 persen masyarakat memahami pesan tersebut.
“Sebetulnya hanya satu imbauan, kalau boleh dibilang mereka setuju untuk tidak spoiler,” kata Rano Karno kepada Grid.ID saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2020).
Rano Karno menghargai usaha masyarakat tersebut sebagai suatu cara menghargai karya.
“Memang tidak bisa semua mulut kita tutup, tapi memang jika kita lihat dari berita yang kita pantau, hampir semua mereka menghargai karya,” tandasnya. (Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/aminah_20180901_101454.jpg)