Catatan Politisi Demokrat 100 Hari Jokowi, Kasus-kasus Lama Belum Selesai Muncul Kasus-kasus Baru

Misalnya, ia menyebut dugaan korupsi Jiwasraya hingga dugaan suap yang melibatkan eks caleg PDI-P Harun Masiku dan eks komisioner KPU Wahyu Setiawan.

KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI
Anggota Komisi III Fraksi Demokrat Benny K Harman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Politisi Partai Demokrat Benny K Harman. menyoroti kinerja 100 hari pemerintahaan Jokowi -Ma'ruf Amin pasca dilantik 20 Oktober 2019 lalu.  

Benny menyebut selama 100 hari menjadi presiden dan wakil presiden, Presiden Jokowi terlalu sibuk dengan agenda pelemahan terhadap lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

"Jokowi di 100 hari pemerintahannya sibuk dengan agenda pelemahan sistematis terhadap KPK," ujar Benny kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Selain itu, kata dia, juga belum ada kemajuan signifikan dalam penegakkan hukum dan penuntasan kasus HAM.

Benny mengungkit soal Tragedi Semanggi dan penyiraman air keras Novel Baswedan.

VIDEO Jokowi dan Prabowo Saksikan Drone Intai Elang Hitam Buatan Indonesia

Rocky Gerung Ungkap Motif Jokowi Puji-puji Sandiaga, Gagalkan Anies Baswedan Presiden

100 Hari Kerja Arinal-Nunik, Ini 12 Program Kerja Pembangunan Infrastruktur di Lampung

 

"Kasus-kasus lama seperti Semanggi, penghilangan paksa, kasus Novel Baswedan, belum terselesaikan," tuturnya.

Menurut Benny, bahkan kasus-kasus baru bermunculan.

Misalnya, ia menyebut dugaan korupsi Jiwasraya hingga dugaan suap yang melibatkan eks caleg PDI-P Harun Masiku dan eks komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Dia juga menyinggung rencana pemerintah membuat omnibus law.

Hingga saat ini belum ada draf omnibus law yang diserahkan pemerintah ke DPR.

Halaman
1234
Editor: Romi Rinando
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved