Kobe Bryant Tiada, Erick Thohir Sampaikan Penyesalan Terbesarnya
Erick Thohir mengenang pertemuannya dengan Kobe Bryant saat di China pada 2019 lalu.
Penulis: Daniel Tri Hardanto | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepergian legenda basket NBA, Kobe Bryant membawa duka bagi banyak orang, khususnya pencinta basket.
Hal itu tampak dari banyaknya ucapan belasungkawa yang datang.
Satu di antaranya berasal dari Menteri BUMN, Erick Thohir.
Kobe Bryant tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, sekitar 48 kilometer dari pusat Kota Los Angeles, Minggu (26/1/2020) pagi waktu setempat.
• Helikopter yang Ditumpangi Kobe Bryant dan Anaknya Sempat Keluarkan Suara Aneh
• Wanita Tanpa Busana Lari Terbirit Saat Pintu Dibuka, Mengaku Kehabisan Uang Ketika Liburan di Padang
• Sosok Prajogo Pangestu, Taipan yang Menyatukan Sandiaga Uno dan Ahok di Imlek
Dalam kecelakaan tersebut, pemain yang memberikan lima cincin juara NBA untuk Los Angeles Lakers itu, sedang bersama sang putri, Gianna Maria Onore (13).
Nasib serupa dialami tujuh penumpang lainnya, termasuk pilot.
Dari laporan TMZ yang mengutip Kompas.com, Kobe Bryant dan anaknya sedang dalam perjalanan ke Mamba Academy.
Mereka hendak latihan basket.
Mamba Academy berlokasi di Thousand Oaks, yang masih berada di kawasan California.
Sampai sejauh ini, pihak berwenang yang berada di lokasi masih mencari tahu penyebab kecelakaan helikopter pribadi Kobe Bryant tersebut.
Kenangan Erick Thohir
Tewasnya pebasket yang telah 20 tahun bermain bersama LA Lakers tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pihak.
Menteri BUMN, Erick Thohir pun menyampaikan belasungkawa untuk sang bintang.
Erick Thohir mengenang pertemuannya dengan Kobe Bryant saat di China pada 2019 lalu.
Saat itu, Erick selaku Central of Board FIBA bertemu Kobe Bryant di final Piala Dunia Basket 2019.
Sayangnya, rencana Erick mendatangkan Kobe ke Indonesia takkan pernah kesampaian.
Hal tersebut menjadi salah satu penyesalan pemilik klub basket Satria Muda ini.
“Beliau (Kobe Bryant) figur yang menyenangkan dan begitu ramah. Saat berbincang dengannya begitu akrab. Sebagai ambassador FIBA Dunia, saya sempat berpikir mengundang dia ke Indonesia untuk mempromosikan bola basket. Tetapi ternyata kepergiannya begitu cepat,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Senin (27/1/2020).
Erick mengaku merupakan salah satu penggemar Kobe Bryant.
“Kobe adalah salah satu pemain basket terbaik dunia. Aksinya saat mencetak 81 poin, ketika Lakers mengalahkan Toronto Raptors 22 Januari 2006 salah satu momen yang tidak terlupakan,” kata Erick.
Bagi Erick, Kobe Bryant merupakan sosok yang banyak menginspirasi para pemuda di dunia.
Pemain LA Lakers itu terkenal atlet yang gigih di dalam lapangan.
“Kalau kita lihat dari rekaman video, banyak pebasket muda mengikuti gerakannya. Dia juga tipe pekerja keras, yang mampu menjaga kondisi fisiknya. Saat mulai menua, dia lebih memilih menembak sebagai senjata utamanya dalam mendulang angka,” ucap dia.
Penghormatan dari Grammy Awards
Kabar duka itu turut dirasakan tepat di hari penyelenggaraan Grammy Awards 2020.
• Legenda NBA Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter, Ini Sederet Prestasinya
• Terungkap Sosok Nasri Banks Jenderal Bintang 5 di Sunda Empire, Belum Bayar Kontrakan
• Ayam Jago Lukai Pemiliknya hingga Tewas, Darah Korban Tak Berhenti Mengucur
Pembawa acara Grammy Awards 2020 kali ini, Alicia Keys, memberi penghormatan untuk Bryant di puncak acara setelah penampilan Lizzo.
"Kita berdiri di sini dengan kesedihan dalam rumah yang dibangun Kobe Bryant," kata Alicia dan meminta semua yang hadir di sana untuk mendoakan Bryant serta korban lainnya.
Alicia juga membawakan sepenggal lagu "It's So Hard to Say Goodbye to Yesterday" sebelum akhirnya menutup dengan mengatakan, "Kami mencintaimu Kobe."
Sebelumnya, Lizzo yang membuka Grammy dengan lagunya "Cuz I Love You" juga mengajak semua orang yang datang untuk memberi penghormatan pada legenda basket itu.
"Malam ini untuk Kobe," ucapnya. Premiere Ceremony, di mana mayoritas trofi Grammy didistribusikan juga memulai dengan mengheningkan cipta untuk Bryant.
Hal serupa juga dilakukan CEO Interim Recording Academy, Harvey Mason Jr, sebelum memulai acara.
"Karena kita ada di rumahnya, saya ingin meminta kalian bergabung untuk mengheningkan cipta," kata Harvey.
Kekayaan
Kobe Bryant tercatat dalam jajaran atlet terkaya di dunia.
Dikutip dari Forbes, Kobe Bryant memiliki kekayaan 770 juta dolas AS (sekitar Rp 10 triliun).
Kobe juga meraih penghasilan 280 juta dolar AS (Rp 4 triliun) dari endorsement sepanjang kariernya.
Saat masih berkostum LA Lakers, Kobe mendapatkan gaji 25 juta dolar AS (Rp 350 miliar) setahun.
Ia juga Pria pernah menjadi atlet dengan bayaran tertinggi sepanjang 2016.
Hebatnya, tidak banyak pebasket seperti Kobe yang bisa berkiprah di NBA selepas menempuh pendidikan di SMA.
Selama 20 tahun membela LA Lakers, Kobe mendapatkan lima cincin juara NBA.
Ia juga 18 kali terpilih sebagai tim All-Star NBA.
Rest in peace, Kobe.
(Tribunlampung.co.id/Daniel Tri Hardanto)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kobe-bryant-tewas.jpg)