Legenda NBA Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter, Ini Sederet Prestasinya
Saksi mata melaporkan bahwa suara mesin helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant terdengar tak normal sebelum kecelakaan terjadi.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kompetisi NBA kehilangan salah satu legendanya, Kobe Bryant.
Mantan guard Los Angeles Lakers ini tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020) pagi waktu setempat.
Ia meninggal dunia dalam usia 41 tahun.
Dalam peristiwa itu, Kobe Bryant bersama putrinya, Gianna Maria Onore (13).
Istri Kobe Bryant, Vanessa, dikabarkan tidak termasuk dalam penumpang di helikopter tersebut.
• Tak Ada yang Selamat, 9 Orang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant
• Cuitan Terakhir Kobe Bryant sebelum Tewas Kecelakaan, Shaquille ONeal Terpukul
• Helikopter yang Ditumpangi Kobe Bryant dan Anaknya Sempat Keluarkan Suara Aneh
• Pebasket Legendaris Kobe Bryant Meninggal Dunia, Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Dari laporan TMZ yang mengutip Kompas.com, Kobe Bryant dan anaknya sedang dalam perjalanan ke Mamba Academy untuk latihan basket.
Mamba Academy berlokasi di Thousand Oaks yang masih berada di kawasan California.
Sampai sejauh ini, pihak berwenang yang berada di lokasi masih mencari tahu penyebab kecelakaan helikopter pribadi Kobe Bryant tersebut.
Saksi mata melaporkan bahwa suara mesin helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant terdengar tak normal sebelum kecelakaan terjadi.
Di LA Lakers, Kobe Bryant berposisi sebagai shooting guard.
Selama kariernya, ia pernah mengantar Lakers meraih lima cincin juara NBA, yakni pada 2000, 2001, 2002, 2009, dan 2010.
Tiga gelar pertamanya diraih bersama center yang juga pemain legendaris NBA, Shaquille O'Neal.
Setelah tak lagi bersama Shaq, Kobe tetap bersinar.
Dia bahkan tercatat menjadi pemain terbaik pada NBA Finals pada 2009 dan 2010.
Kobe juga pernah meraih gelar pemain terbaik atau MVP untuk musim reguler pada 2008.
Selama kariernya, Kobe Bryant terpilih bermain di ajang All Star Game selama 18 kali.
Saat bermain di All Star Game, Kobe bahkan mencatatkan diri sebagai MPV sebanyak empat kali, yaitu pada 2002, 2007, 2009, dan 2011.
Berbagai torehan prestasi itu menjadikan Kobe Bryant dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di NBA.
Namanya sejajar dengan legenda seperti Michael Jordan atau Magic Johnson.
Dia menutup kariernya di NBA pada 2016, setelah bermain selama 20 musim.
Untuk menghormati prestasi yang diraih Kobe Bryant, Los Angeles Lakers memensiunkan nomor punggung 8 dan 24 yang dikenakannya selama bermain.
Hal itu menjadikan Kobe Bryant pemain pertama yang dua nomor punggungnya dipensiunkan oleh satu tim di NBA.
Tidak hanya untuk Los Angeles Lakers, Kobe Bryant juga mencatatkan prestasi bersama tim basket AS.
Dia meraih dua medali emas, yaitu pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com