Tribun Tulangbawang Barat

Gaji Aparatur Tiyuh di Tulangbawang Barat Setara PNS Golongan II

Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menetapkan penghasilan tetap (siltap) aparatur tiyuh mulai Januari 2020.

Gaji Aparatur Tiyuh di Tulangbawang Barat Setara PNS Golongan II
TribunJambi.com
Ilustrasi Gaji - 

Gaji Aparatur Tiyuh di Tulangbawang Barat Setara PNS Golongan II

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menetapkan penghasilan tetap (siltap) aparatur tiyuh mulai Januari 2020.

Menariknya, per tahun ini, gaji aparatur tiyuh di Tubaba akan setara dengan gaji pokok PNS golongan II/a.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Miral Hayadi melalui Kabid Pemberdayaan Pemerintahan Tiyuh Iwan Setiawan mengatakan, besaran siltap tersebut mengikuti PP No 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP No 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dengan besaran setara dengan gaji pokok PNS golongan II A.

Namun demikian, dia mengatakan, kenaikan siltap itu diambil berdasarkan standar minimal gaji PNS golongan II A. "Kita ambil standar minimal karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas," kata dia, Rabu (29/1).

Mappilu Tubaba Akan Bentuk Jaringan Pemantau dari Tingkat Tiyuh

Jika dirinci, besaran siltap kepalo tiyuh di Tubaba sebesar Rp.2.589.640 per bulan. Sementara, untuk sekretaris tiyuh sebesar Rp2.337.420 per bulan.

Adapun untuk kaur sebesar Rp 2.110.200 per bulan, Kepala Suku (RK) sebesar Rp2.090.200, dan kasi sebesar Rp 2.085.200 per bulan.

Sementara untuk besaran tunjangan Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) yakni untuk ketua sebesar Rp 750 ribu per bulan, wakil ketua sebesar Rp 600 ribu per bulan, sekretaris Rp 457 ribu per bulan, dan anggota sebesar Rp350 ribu per bulan, serta operasional RT sebesar Rp300 ribu per bulan.

Workshop Tiyuh Siaga Mandiri Mencari Potensi Pemuda Kreatif

Besaran penghasilan aparatur tiyuh itu meliputi Siltap, tunjangan dan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Sementara untuk BPT dan RT hanya tunjangan.

"Penghasilan aparatur tiyuh ini meningkat 50-70 persen dari tahun-tahun sebelumnya," paparnya.

Untuk meng-cover seluruh Siltap aparatur tiyuh yang mencapai 1.876 orang ini, Pemkab Tubaba menyerap Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Tubaba tahun 2020 sebesar Rp44,7 miliar.

"Siltap dan tunjangan ini juga berlaku untuk 7 tiyuh persiapan," tandasnya. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved