Tribun Way Kanan

Pengedar Sabu di Baradatu Diringkus Polisi

Polisi mengungkap kasus peredaran narkoba di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Selasa (28/1/2020).

Pengedar Sabu di Baradatu Diringkus Polisi
Dok Polres Way Kanan
Barang bukti yang diamankan dari pengedar sabu di Baradatu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Polisi mengungkap kasus peredaran narkoba di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Selasa (28/1/2020).

Tim gabungan Polres Way Kanan dan Polsek Baradatu menangkap seorang tersangka pengedar berinisial HE (39), warga Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu, Way Kanan.

Kasat Narkoba Polres Way Kanan AKP I Made Indra Wijaya menerangkan, petugas memperoleh informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi peredaraan sabu di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Way Kanan.

Petugas gabungan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan HE sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam penggeledahan di dalam rumah HE, ditemukan barang bukti kristal putih diduga sabu seberat 2,55 gram, satu bungkus plastik berisi 32 plastik klip bening ukuran kecil, empat buah korek api gas, satu lembar plastik klip bening ukuran sedang bekas pakai, delapan lembar plastik klip bening ukuran kecil, satu lembar kertas rokok, satu batang kaca pirek, satu butir selongsong peluru, satu unit timbangan digital, dan seperangkat alat isap.

Buru DPO Pengedar Sabu, Polda Lampung Jaring 29 Pemuda Terkait Narkoba

Kedapatan Pakai Sabu di Baradatu, Dua Pelaku Diringkus Satnarkoba Polres Way Kanan

Patah Hati, Pemuda Bandar Lampung Gantung Diri di Kontrakan Kekasih

Satu Begal Kabur Setelah Umbar Tembakan, Pelaku Lain Babak Belur Dihajar Massa

Selain itu, di ruang tengah ditemukan satu bungkus kristal putih diduga sabu seberat 0,14 gram dan alat isap.

"‎Kami bawa tersangka beserta barang bukti ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan," katanya, Rabu (29/1/2020). 

Tersangka dikenai pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved