Tribun Pringsewu

Remaja 16 Tahun Bobol SDN 5 Gadingrejo, yang Diambil Cuma Speaker

Seorang remaja 16 tahun nekat membobol SDN 5 Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Remaja 16 Tahun Bobol SDN 5 Gadingrejo, yang Diambil Cuma Speaker
Tribun Lampung/Didik
MA (16) dan DP (19) membobol SDN 5 Gadingrejo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Seorang remaja 16 tahun nekat membobol SDN 5 Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Remaja berinisial MA (16) itu beraksi bersama rekannya, DP (19), warga Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Keduanya mencuri speaker di SDN 5 senilai Rp 1,8 juta, Senin (14/1/2020).

Pengeras suara merek Advance itu masih berada dalam kotak berikut satu buah mikrofon.

Kapolsek Gadingrejo AKP Anton Saputra mengungkapkan, pencurian itu dilaporkan oleh guru SDN 5 Gadingrejo Atik Mayasari (43) dengan nomor LP/B-33/I/2020/LPG/RES SEWU/SEK GADING.

Pembobol ATM Asal Lampung Beraksi di Luar Daerah, Kuras Uang Nasabah di Rekening

BREAKING NEWS Belum Sempat Bawa Kabur Motor, Begal Babak Belur Dihajar Massa

Berita Tribun Lampung Terpopuler Rabu 29 Januari 2020 - Pemuda Gantung Diri karena Patah Hati

Tinggal Rangka, Ratusan Randis di Lampung Rusak Berat

"Berbekal laporan itu, lantas kami melakukan penyelidikan," ujar Anton Kamis (30/1/2020).

Petugas mendapati pelaku yang mengarah pada MA dan DP.

Lantas polisi menjemput keduanya di kediaman masing-masing, Selasa (29/1/2020).

Anton menceritakan, pencurian terjadi pada Senin (14/1/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Keduanya masuk ke ruang guru melalui jendela yang kebetulan tidak dalam posisi terkunci.

Selanjutnya barang hasil curian dibawa ke rumah MA.

Keduanya mempereteli pengeras suara itu dengan cara memindahkan ke kotak yang terbuat dari kayu.

"Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku MA sempat mengelabui petugas dan mengaku hanya menerima barang titipan dari DP," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Tetapi, MA yang masih di bawah umur dijerat UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved