Novel Baswedan Akan Terima Penghargaan Antikorupsi Internasional di Malaysia

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat Penghargaan Antikorupsi Internasional.

Novel Baswedan Akan Terima Penghargaan Antikorupsi Internasional di Malaysia
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Ilustrasi penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel Baswedan Akan Terima Penghargaan Antikorupsi Internasional di Malaysia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat Penghargaan Antikorupsi Internasional dari Perdana International Anti-Corruption Foundation.

"Iya, saya diundang untuk mendapatkan penghargaan," kata Novel Baswedan, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/1/2020).

Anggota Tim Advokasi Novel, Saor Siagian mengatakan, pemberian penghargaan dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2/2020) yang akan datang.

"We are glad to inform your goodself that the Board of Trustees of the Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF) has decided to award you with Intemational Anti-Corruption Award 2020," demikian isi undangan yang ditujukan kepada Novel.

BW Sebut Independensi KPK Diporak-porandakan Komisioner KPK,  Nawawi : Saya Malas Berbalas Pantun

Alasan Karier, Kejagung Tarik 2 Jaksa dari KPK, Salah Satunya Pernah Periksa Firli Bahuri

Video Biduan Dangdut Buka Baju dan Lepas Bra Beredar di WhatsApp, Nasib Pedangdut Berujung Bui

Dipergoki Berhubungan Badan dengan Istri Orang, Pemuda di Sentani Harus Bayar Denda Rp 73 Juta

Berdasarkan undangan itu pula, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad disebut akan menjamu para penerima penghargaan.

Saor mengatakan, Novel dan tim kuasa hukumnya sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Novel.

"Dia mengapresiasi, begitu juga kami kuasa hukum. Bahwa masyarakat internasional memberi atensi kerja-kerja NB (Novel) dan situasi yang menimpa beliau," ujar Saor.

Disiram air keras

Novel Baswedan pernah disiram air keras.

Polisi kemudian menangkap 2 tersangka pada kasus tersebut.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved