Komisaris Utama Minta PTPN VII Perkuat Pengawasan

Komisaris Utama PTPN VII Agus Pakpahan memberi penguatan kepada manajemen PTPN VII soal pengendali pengawasan.

Komisaris Utama Minta PTPN VII Perkuat Pengawasan
Istimewa
Komut PTPN VII Agus Pakpahan (paling kiri) saat memberikan pengarahan 

Komisaris Utama Minta PTPN VII Perkuat Pengawasan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisaris Utama PTPN VII Agus Pakpahan memberi penguatan kepada manajemen PTPN VII soal pengendali pengawasan.

Profesor Riset Ilmu Agro Ekonomi ini mengatakan, kultur kerja yang kuat dengan tata kelola yang baik tidak membutuhkan pengawasan khusus dari suatu institusi atau bagian khusus.

Ia menyebut, pada manajemen yang sudah berjalan dengan sistem terintegrasi, hampir tidak ada data pergerakan setiap elemen dalam perusahaan itu yang tidak tercatat. Dengan demikian, setiap ada penyimpangan yang terjadi, sistem akan mengirim peringatan dini. Kemudian, setiap anggota dalam sistem tersebut akan mengetahui dan segera memperbaiki diri.

Pernyataan itu disampaikannya saat acara penguatan Satuan Pengawas Internal (SPI) Sebagai Mitra Manajemen PTPN VII Untuk Mencapai Kinerja Prima, pekan lalu. Agenda itu dihadiri Dirut PTPN VII M Hanugroho, Direktur Komersil Achmad Sudarto, Kabag SPI Agus Faroni, dan jajaran lainnya.

Agus Pakpahan meminta semua elemen, dimulai dari individu, untuk menjadi bagian dari terbentuknya tata kelola perusahaan yang baik. Ia menyebut, tata kelola yang baik itu harus menjadi budaya perusahaan (corporate culture) yang pada muaranya akan menjalankan sistem tanpa pengawasan khusus.

"Jika budaya kerja kita sudah berjalan dengan baik, sebenarnya kita tidak butuh lagi SPI dan tim auditor lainnya. Sebab, dalam nilai budaya kerja yang ideal, pengawasan itu sudah melekat di dalam diri setiap individu. Jadi, kita bekerja sekaligus mengawasi hasil pekerjaan kita sendiri," kata Guru Besar Pertanian di IPB ini.

Dirut M Hanugroho meminta SPI di PTPN VII menjadi mitra di garis depan pengendalian manajemen. Ia mengharapkan SPI sebagai instrumen early warning system yang peka terhadap adanya indikasi-indikasi penyimpangan dari semua lini.(*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved