Tribun Lampung Tengah

3 Bulan Jadi Buronan Polisi, Agus Ketahuan Sembunyi di Daerah Ini

Setelah buron lebih kurang 3 bulan, Polsek Seputih Banyak tangkap pelaku pencurian di salah satu rumah di Kampung Setia Bakti, Seputih Banyak.

3 Bulan Jadi Buronan Polisi, Agus Ketahuan Sembunyi di Daerah Ini
Dokumentasi Polsek Seputih Banyak
Barang bukti ponsel di Mapolsek Seputih Banyak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Setelah buron lebih kurang 3 bulan, Polsek Seputih Banyak tangkap pelaku pencurian di salah satu rumah di Kampung Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak.

Modus pelaku Wayan Agus Sudarsane (20) warga Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, mencongkel rumah korbannya Suyani (43) pada Oktober 2019 lalu.

"Di dalam rumah (korban), pelaku mencuri barang-barang korban seperti uang tunai Rp 1,5 juta, dua unit ponsel dan emas 20 gram," kata Kapolsek Seputih Banyak Iptu Eko Heri Susanto mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, Senin (3/2/2020).

Eko Heri Susanto menambahkan, setelah tiga bulan bersembunyi dari kejaran polisi, akhirnya keberadaan Wayan Agus diketahui di rumahnya di Kampung Sungai Nibung.

"Pelaku kita amankan, Jumat (1/2) lalu di rumahnya di Dente Teladas. Kita mendapatkan laporan saat itu ia berada di rumahnya. Pelaku berpindah-pindah selama ini mengindari kejaran polisi," sebutnya.

Polisi Tewas Dikeroyok di Lampung Tengah Tidak Sedang Berdinas

Warga Lampung Tengah Resah, Minta Polisi Tembak Pelaku Kejahatan Jalanan

30 Wanita Hamil Ikut Tes SKD CPNS 2019 di Itera, Panitia Siapkan Ruangan Khusus

Kronologi Polisi Tewas Dikeroyok Massa di Lampung, Ada Batu-batu Berserakan di Sekitar Jasad Korban

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Wayan Agus Sudarsane dijerat dalam perkara pencurian dengan pemberatan, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Keterangan korban Suyani kepada penyidik kepolisian menyatakan, diperkirakan pelaku masuk ke rumahnya pada dini hari.

Peristiwa pencurian itu ia ketahui setelah korban bangun sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu korban melihat jendela rumahnya terbuka dengan cara tercongkel.

"Saya lihat jendela sudah terbuka, dan di pinggirnya bekas congkelan besi. Saya terus ke dalam kamar, dan barang-barang seperi emas, uang Rp 1,5 juta dan Handphone hilang," kata Suyani.

Setelah mengetahui aksi pencurian itu, korban lalu melapor ke Polsek Seputih Banyak dengan Nomor: LP/423 -B/ X /2019/RES LAMTENG /SEK SEBA Tanggal 20 Oktober 2019.

Wayan Agus Sudarsane menerangkan, bahwa dirinya masuk melalui jendela dengan merusak slot menggunakan besi.

Setelah masuk ruang utama ia lalu masuk ke kamar korban.

"Saya ambil barang-barang semua di dalam kamar. Setelah itu saya keluar lagi dari jendela. Emas sudah saya jual dan uang sudah saya pakai buat kegiatan sehari-hari," kata Wayan Agus Sudarsane.

Sementara ponsel korban merek Samsung J2 Prime warna silver, digunakan oleh pelaku untuk alat komunikasi sehari-hari. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved