Tribun Lampung Tengah

LPA Lamteng Sosialisasi Ancaman Hukuman Kejahatan Seksual Anak

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah kembali sosialisasi UU perlindungan anak (PA) dan UU sistem peradilan pidana anak.

LPA Lamteng Sosialisasi Ancaman Hukuman Kejahatan Seksual Anak
TRIBUN LAMPUNG/SYAMSIR ALAM
SOSIALISASI - LPA Lamteng sosialiasi UU perlindungan anak dan sistem peradilan anak di Balai Kampung Bandar Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Selasa (4/2) 

LPA Lampung Tengah Sosialisasi Ancaman Hukuman Kejahatan Seksual Anak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR MATARAM - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah kembali sosialisasi UU perlindungan anak (PA) dan UU sistem peradilan pidana anak.

Setelah sebelumnya di Kecamatan Trimurjo, kegiatan dilanjutkan ke Kecamatan Bandar Mataram, Selasa (4/2). Menurut Ketua LPA Lamteng Eko Yuwono, pihaknya bersama pihak kepolisian, Forkopimcam fokus pada sosialisasi hukuman bagi pelaku kejahatan seksual anak.

Ia mengatakan, pengetahuan tentang UU PA dan sistem peradilan anak masih minim pengetahuan masyarakat, sehingga hal itu dianggap menjadi salah satu penyebab abainya pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

Pemkab Pringsewu Dorong Pembentukan Forum Bersama Penegak Hukum untuk Perlindungan Anak

Bertempat di Balai Kampung Bandar Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Eko mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi terkait ancaman hukuman sesungguhnya bagi pelaku kejahatan seksual anak.

"Karena berdasarkan data yang kami miliki, 90 persen tersangka (pelaku seksual anak) dari yang pelakunya anak maupun dewasa, ketika melakukan tindakan kejahatan seksual, mereka tidak tahu ancamannya (penjara) sampai 15 tahun," kata Ketua LPA Eko Yuwono di sela acara.

Komnas Perlindungan Anak Lampung Sosialisasi PATBM

Tak hanya hukuman maksimal 15 tahun penjara Eko menerangkan, hukuman lainnya yang ditujukan bagi pelaku kejahatan seksual anak yakni kebiri kimia bagi para pelakunya.

Tak hanya sosialisasi UU perlindungan anak dan sistem peradilan anak, pada kesempatan itu juga dilakukan pencanangan kampung peduli anak Lampung Tengah.

Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Arief Wiranto mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma menerangkan, adanya sosialisasi tersebut dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait masalah hukum yang menimpa anak.

"Memang sosialisasi terkait UU perlindungan anak dan sistem peradilan anak harus diketahui masyarakat, untuk itu kepolisian akan selalu mendukung kegiatan ini," ujar Arief Wiranto.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved