Video Berita

VIDEO Awalnya Melarang, Kini Setneg Mengizinkan Formula E Digelar di Kawasan Monas

Dalam Video Berita YouTube, Komisi Pengarah Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka mengubah keputusannya dan beri izin Pemprov DKI Jakarta menggelar ba

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam Video Berita YouTube, Komisi Pengarah Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka mengubah keputusannya dan beri izin Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar balap motor mobil listrik Formula E di area Monas.

Izin mengenai penyelenggaran Formula E di kawasan Monas tertera dalam surat Nomor B-3/KPPKKM/02/2020 yang diteken Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Medan Merdeka, Pratikno.

Surat itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sekretaris Kemensetneg Setya Utama membenarkan surat tersebut. "Informasi tentang surat Komisi Pengarah tanggal 7 Februari tersebut betul," kata Setya saat dihubungi, Senin (10/2/2020).

VIDEO Gibran Maju Pilkada Solo, Mengaku Sudah Punya 2 Pegangan dari Megawati

VIDEO Sarwendah Pilih Cuci Baju Pakai Papan ketimbang Mesin Cuci, Ini Alasannya

Pensiunan Guru Dibunuh dan Mayatnya Dimasukkan Karung Goni, Pelakunya Ternyata Wanita

Wanita Merintih Minta Tolong hingga Tewas di Pos Polisi, Terungkap Alasan Warga Enggan Membantu

Setya menegaskan bahwa surat itu harus menjadi acuan agar penyelenggaraan Formula E di kawasan Monas sesuai aturan perundang-undangan.

"Dalam surat tersebut pada prinsipnya Komisi Pengarah menyetujui Formula E di kawasan Taman Medan Merdeka, dengan memperhatikan dan mematuhi peraturan perundang-undangan," kata dia.

Meski telah menyetujui kawasan Medan Merdeka dipakai untuk sirkuit Formula E, Komisi Pengarah tetap meminta agar pihak penyelenggara memperhatikan sejumlah hal.

Sejumlah hal tersebut tertulis dalam surat, yakni:

Tonton juga Video Berita YouTube Lainnya di bawah ini.

1. Dalam merencanakan konstruksi lintasan tribun penonton dan fasilitas lainnya harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, antara lain UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

2. Menjaga keasrian, kelestarian vegetasi pepohonan, dan kebersihan lingkungan di kawasan Medan Merdeka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Videografer Tribunlampung/Gusti Amalia

Penulis: Gusti Amalia
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved