Tribun Bandar Lampung

Kepala Perpustakaan Nasional Sebut Tingkat Literasi Baca Buku Masyarakat Indonesia Masih Rendah

Kota Bandar Lampung kini memiliki fasilitas perpustakaan dan arsip daerah berlantai dua dengan belasan ribu koleksi buku di Jalan Prof M Yamin, Enggal

Kepala Perpustakaan Nasional Sebut Tingkat Literasi Baca Buku Masyarakat Indonesia Masih Rendah
Tribunlampung.co.id/Sulis
Kepala Perpustakaan Nasional RI M Syarif Bando (menandatangani prasasti) bersama Wali Kota Bandar Lampung Herman HN 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kota Bandar Lampung kini memiliki fasilitas perpustakaan dan arsip daerah berlantai dua dengan belasan ribu koleksi buku di Jalan Prof M Yamin, Enggal.

Kepala Perpustakaan Nasional RI M Syarif Bando yang turut hadir dalam peresmian gedung tersebut mengatakan, tingkat literasi membaca buku harus semakin ditingkatkan terlebih tingkat baca masyarakat Indonesia masih terbilang rendah.

"Kita baru 400 kata per menit dalam membaca sementara negara maju diatas 800 kata per menit," ungkap Syarif dalam penyampaiannya saat melakukan peresmian gedung, Rabu (12/2/2020).

Pihaknya siap mendukung penyediaan fasilitas teknologi informasi di perpustakaan Kota Bandar Lampung ini.

Termasuk menambah buku-buku hingga mebeler yang dibutuhkan.

Dinas Perpustakaan Tambah 750 Koleksi Buku Bacaan

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Akan Kukuhkan Bunda Literasi Pringsewu

BREAKING NEWS Oknum Napi Otaki Penipuan Sopir Truk di Pringsewu, Korban Merugi Rp 260 Juta

BREAKING NEWS Polisi Dikabarkan Tangkap Oknum PNS Bawa Sabu 1 Kg di Bandar Lampung

"Kita bukan hanya untuk membangun fisik, merenovasi. Tetapi ada fasilitas untuk menyediakan teknologi informasi, buku-buku, dan mebeler," ujarnya.

Syarif mengungkapkan, perpustakaan nasional di 2019 lalu dinobatkan sebagai perpustakaan nasional terbaik di dunia dalam pelayanan jurnal ilmiah.

"Jurnal ilmiah kita itu tidak kurang dari 3 miliar. Penduduk Indonesia hanya 270 juta. Jurnal ilmiah itu juga bisa diakses melalui handphone, bagi masyarakat yang mau mengaksesnya," paparnya.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN berharap keberadaan gedung perpustakaan ini bisa melayani masyarakat, murid, hingga guru terkait kebutuhan literasi.

"Saya sangat tertarik masalah buku, nggak ada yang nggak dibukukan, undang-undang aja dibukukan. Kita harus rajin membaca biar sudah tua usahakan satu hari sekali membaca buku agar ilmu pengetahuan kita bertambah," kata Herman.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved