Video Berita

VIDEO Terlambat Perpanjangan Izin Tinggal di Bali, Wisatawan China Dikenakan Denda Rp 1 Juta

Video Berita YouTube Wisatawan China yang masih berada di Bali mengajukan perpanjangan izin tinggal untuk keadaan terpaksa di Bali.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam video berita YouTube Tribunlampung.co.id, wisatawan China yang masih berada di Bali mengajukan perpanjangan izin tinggal untuk keadaan terpaksa di Bali.

Hingga hari ini, Selasa (11/2/2020), sebanyak 76 warga China telah mendatangi Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Kepala Seksi Informasi Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Putu Suhendra mengatakan, selain menyerahkan berkas syarat administrasi, wisatawan China ini diwajibkan membayar biaya overstay.

"Dia harus bayar overstay-nya dulu, baru bisa diperpanjang dengan izin tinggal keadaan terpaksa, biayanya Rp 1 juta per hari," kata Suhendra.

Pihak Imigrasi memproses permohonan warga China dengan memeriksa paspor, izin tinggal serta permohonan dokumen keimigrasian yang telah mereka isi.

VIDEO Tolak Kepulangan WNI Teroris, Pemerintah Pertimbangkan Anak-Anak?

VIDEO Positif Narkoba, Polisi Bingung Penempatan Sel Lucinta Luna

Tentara Kejar Mobil Travel Selamatkan Wanita yang Diculik, Korban Teriak-teriak Minta Tolong

Anak Mantan Wapres Jadi Kapolda Jambi, Sebut Pesan Khusus dari Ayah

Setelah paspor diterima, warga China dipersilahkan untuk pulang dan kembali mengambil paspor mereka setelah 7 hari kerja.

Bagi yang mengajukan perpanjangan izin tinggal wajib datang sendiri atau tanpa diwakilkan.

Tonton juga Video Berita YouTube lainnya dibawah ini.

Kemudian, membawa paspor yang masih berlaku, yang di dalamnya tertera izin tinggal.

Setelah itu, fotokopi paspor dan izin tinggal tersebut diserahkan ke petugas di loket.

"Kami juga mengimbau agar cari Kantor Imigrasi terdekat, semua Kantor Imigrasi melayani warga negara China yang mengajukan permohonan izin tinggal keadaan terpaksa," ucap Suhendra.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Videografer Tribunlampung/Gusti Amalia

Penulis: Gusti Amalia
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved