Kementerian Pertahanan Lakukan Pendataan Potensi SDAB dan Sarpras Nasional di Lampung

Kementerian Pertahanan menggelar kegiatan Pendataan Potensi Sumber Daya Alam Buatan (SDAB) dan Sarana Prasarana Nasional untuk Komponen Pendukung

Kementerian Pertahanan Lakukan Pendataan Potensi SDAB dan Sarpras Nasional di Lampung
tribunlampung.co.id/ahmad robi
Kementerian Pertahanan Lakukan Pendataan Potensi SDAB dan Sarpras Nasional di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kementerian Pertahanan menggelar kegiatan Pendataan Potensi Sumber Daya Alam Buatan (SDAB) dan Sarana Prasarana Nasional untuk Komponen Pendukung Pertahanan Negara di Provinsi Lampung Tahun 2020, di Ruang Abung, Balai Keratun (13/2/2020).

Kegiatan pendataan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Sumber Daya Pertahanan dalam rangka mendapatkan data potensi pertahanan yang ada di Provinsi Lampung. 

Dalam amanat Dirjen Pothan Kementerian Pertahanan yang disampaikan oleh Kolonel CHB Sarjuno mengatakan bahwa kegiatan pendataan dilaksanakan dalam rangka pengumpulan data SDAB, serta sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pertahanan negara.

"Sebagaimana dalam UU No 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara bahwa Sistem pertahanan negara Indonesia bersifat semesta yang melibatkan  seluruh warga negara, wilayah dan sumberdaya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total,  terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kemenhan berharap masukan dan tentang data baik SDAB dan Sarpras di Provinsi Lampung.

"Terkait dengan pelaksanaan pendataan SDAB dan Sarpras untuk komponen pendukung di Provinsi Lampung kami mengharapkan masukan tentang data SDAB dan Sarpras yang valid dan akurat yang tersebar di Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung sebagai data awal dalam pelaksanaan penataan komponen pendukung pertahanan negara," terangnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Lampung, Syaiful Darmawan, sekaligus membuka kegiatan tersebut. 

Dalam sambutannya, Syaiful Darmawan menyampaikan Pemprov Lampung mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan, agar mendapatkan data dalam mendukung pertahanan negara.

"Pada kesempatan yang baik ini Bahwa Pemerintah Provinsi Lampung dengan seluruh potensi yang ada mendukung penuh program kemenhan dalam hal ini melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan dalam Upaya memperoleh data potensi Sumber Daya Alam dan Buatan serta Sarana Prasarana Nasional," jelasnya. 

Pemprov Lampung juga berharap agar instansi terkait mendukung kegiatan tersebut agar tercapainya tujuan yaitu tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Saya juga berharap instansi terkait dapat memberikan data yang valid dan maksimal agar tujuan yang ingin diraih dapat terealisasi yaitu tetap utuh dan tegaknya NKRI yang memiliki pertahanan yang tangguh," terang Saeful. 

Setelah pembukaan acara, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan sosialisasi oleh Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Lampung oleh Taufiqullah, Sosialisasi UU No 23 Tahun 2019 oleh Kolonel CHB Sarjuno.

Selain itu juga dipaparkan tentang Pendataan SDAB dan Sarpras untuk Komduk Hanneg oleh Elita Tamami dan Tri Rahayu irianingsih sebagai analis pertahanan dari Dirjen Sumberdaya Pertahanan. 

Sementara, Mayor Inf Drs R N Mokoginta MM selaku Kasi pengembangan SDAB Ditsumdaham dalam diskusi bersama instansi horizontal menyampaikan, pemutahiran data sangat perlu dalam rangka pengumpulan data SDAB dan Sarpras, untuk mendukung pertahanan dan keamanan

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dinas-dinas horisontal yang ada di Provinsi Lampung dalam rangka memberikan data tentang sumberdaya alam dan buatan serta sarana dan prasarana negara. (Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi)

Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved