Sidang Kasus Dugaan Suap Lampura

Penasihat Hukum Hendra Wijaya Sebut JPU Tidak Cermat, Azwir: Kami Mohon Putus Seadil-adilnya

Bacakan nota pembelaan, penasihat hukum Hendra Wijaya Saleh sebut tuntutan JPU tidak cermat.

Penasihat Hukum Hendra Wijaya Sebut JPU Tidak Cermat, Azwir: Kami Mohon Putus Seadil-adilnya
tribunlampung.co.id/hanif mustafa
Hendra Wijaya saat membacakan pembelaannya dalam sidang lanjutan kasus fee proyek di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bacakan nota pembelaan, penasihat hukum Hendra Wijaya Saleh sebut tuntutan JPU tidak cermat.

Hal ini terungkap saat penasihat hukum terdakwa Hendra bacakan nota pembelaannya di Pengadilan Tanjungkarang, Kamis 13 Februari 2020.

Penasihat hukum Azwir Ade Putra mengatakan bahwa tuntutan yang disusun JPU tidak sesuai dengan fakta hukum dan tidak memenuhi syarat materil.

"Frasa penyerahan uang sebesar Rp 800 juta kepada Agung Ilmu Mangkunegara memberikan penafsiran yang salah yaitu bawasanya terdakwa memberikan secara langsung kepada Agung," sebutnya.

"Bahwasanya Hendra tidak pernah bertemu dan menyerahkan uang secara langsung kepada Agung, dan hanya mengenal sebagai bupati selayaknya masyarakat lainya," imbuhnya.

Budaya Fee Proyek Sudah Lama Terjadi, Hendra Wijaya: Kami hanya Korban

BREAKING NEWS Sidang Pembelaan, Hendra Wijaya Sedikit Tegang, Candra Safari Santai

3 Tahanan yang Kabur Sudah Diamankan, Polisi Masih Buru 4 Tahanan Lainnya

Pelajar SMA yang Coba Rampas Motor Tukang Ojek Ternyata Sempat Tertipu

Ade mempertanyakan apakah terdakwa bisa disalahkan atas perbuatan berlanjut mengingat Hendra tidak pernah meminta pekerjaan kepada Agung.

"Berdasarkan argumen kami, kami memohon kepada yang mulia untuk menyatakan terdakwa tidak bersalah melakukan pidana tipikor secara berlanjut," tegas Ade.

"Menyatakan membebaskan segala dakwaan dan memulihkan martabat terdakwa, jika Majelis Hakim berpendapat lain, kami mohon putus seadil-adilnya," tutupnya.

Budaya Fee Proyek Sudah Lama Terjadi, Hendra Wijaya: Kami hanya Korban

Terdakwa Hendra Wijaya Saleh sebut budaya fee proyek dalam pekerjaan sudah berlangsung sejak lama.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved