Hakim Perkara Pencemaran Nama Baik Istri Polisi Heran: 'Suami Anda Kombes Masak Disuruh Belikan Tas'

"Pernah hakim, tapi kata suami saya, suami Febi nyuruh suami saya untuk belikan tas, mereknya Channel seharga Rp 68 juta dan sudah dibelikan," katanya

Editor: Romi Rinando
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Istri Kombes yang menjadi saksi korban, Fitriani Manurung, memberikan keterangan di PN Medan, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sidang perkara pencemaran nama baik karena tagih utang istri Kombes Polisi lewat Instagram, kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (18/2/2020).

Di persidangan, saksi korban Fitriani Manurung mengakui bahwa terdakwa Febi Nur Amelia (29)  ada transfer uang sebesar Rp 70 juta ke rekening suaminya.

Dalam persidangan, Majelis Hakim yang diketuai Sri Wahyuni Batubara mencecar saksi korban Fitriani Manurung mengenai utang dan bukti transfer uang sebesar Rp 70 juta yang masuk ke rekening suami Fitriani Manurung.

"Kamu jujur ya, soalnya sudah disumpah. Kamu ada gak utang sama terdakwa sebesar Rp 70 juta," tanya hakim kepada saksi korban.

"Tidak ada hakim, saya tidak punya utang kepada terdakwa," jawab saksi.

Pengakuan Sosok Ibu Kombes yang Viral Setelah Ditagih Utang Rp 70 Juta via Instagram

Ibu Kombes Mengaku Tak Kenal Febi, Fakta Baru Terungkap dari Kasus Tagih Utang via Instagram

Sebut Ibu Kombes, Wanita Muda Tagih Utang Rp 70 Juta Tunggu Keputusan Hakim

 

Setelah itu hakim bertanya tentang bukti transfer Rp 70 juta yang masuk ke rekening suaminya.

"Jadi bukti transfer Rp 70 juta itu apa," kata majelis.

Ia berkilah dan mengatakan bahwa tranfer tersebut ke rekening suaminya.

d

Terdakwa Febi Nur Amelia (dua kanan) menangis mendengarkan kesaksian korban Fitriani Manurung saat sidang kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di Pengadilan Negeri, Medan, Selasa (18/2/2020). Agenda sidang pemeriksaan saksi terhadap kasus UU ITE dengan terdakwa Febi Nur Amelia. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

"Saya gak tau hakim, tapi memang ada bukti transfer ke rekening suami saya," ucap saksi.

Mendengar jawaban tersebut, majelis hakim heran.

"Kok Anda bisa gak tahu, apa Anda gak pernah menanyakan itu kepada suami Anda," ujar hakim.

Saksi sekaligus korban Fitriani Manurung (dua kiri) menghadiri sidang bersama terdakwa Febi Nur Amelia (kanan) kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di Pengadilan Negeri, Medan, Selasa (18/2/2020). Agenda sidang pemeriksaan saksi terhadap kasus UU ITE dengan terdakwa Febi Nur Amelia. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Saksi sekaligus korban Fitriani Manurung (dua kiri) menghadiri sidang bersama terdakwa Febi Nur Amelia (kanan) kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di Pengadilan Negeri, Medan, Selasa (18/2/2020). Agenda sidang pemeriksaan saksi terhadap kasus UU ITE dengan terdakwa Febi Nur Amelia. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR) ()

"Pernah hakim, tapi kata suami saya, suami Febi nyuruh suami saya untuk belikan tas, mereknya Channel seharga Rp 68 juta dan sudah dibelikan," katanya.

Keterangan itu membuat hakim terkejut. Hakim merasa heran seorang Kombes Polisi disuruh-suruh untuk membelikan tas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved