Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kematian Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Anjing herder jenis German Sheperd itu mengendus aktivitas terakhir Yusuf, bocah empat tahun yang hilang di lokasi itu, Jumat (22/11/2019) lalu.

Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kematian Balita Tanpa Kepala di Samarinda
Kompas.com/Zakarias Demon Daton
Anjing pelacak diterjunkan ke TKP balita tanpa kepala Yusuf 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SAMARINDA - Tim forensik Mabes Polri mengotopsi jasad Yusuf Achmad Ghazali, balita yang ditemukan tanpa kepala, di Makam Muslim Jalan Damanhuri, Samarinda, Selasa (18/2/2020) pagi.

Sorenya, tim unit K-9 Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur menurunkan Tappy, anjing pelacak ke PAUD Jannatul Athfaal Jalan Wahab Syaharie.

Anjing herder jenis German Sheperd itu mengendus aktivitas terakhir Yusuf, bocah empat tahun yang hilang di lokasi itu, Jumat (22/11/2019) lalu.

Tappy dibiarkan mencium barang bukti sepatu terakhir yang digunakan Yusuf sebelum hilang.

Setelah mencium, Tappy dibiarkan mengendus sendiri mengikuti arah bau kondisi sekitar.

Dokter Forensik hingga Hotman Paris Ungkap Kondisi Jasad Balita Tanpa Kepala, Banyak Organ Hilang

2 Guru PAUD Jadi Tersangka Kasus Balita Tanpa Kepala, Ayah Korban Belum Percaya Polisi

Januari 2020 KPK Hanya Tangani 2 Kasus, Tahun Sebelumnya Capai 62 Kasus

Anggota TNI Gadungan Perdaya 5 Janda Diajak Berhubungan Badan, 1 Korban Ternyata Dosen di Surabaya

Anjing itu kemudian berjalan keluar PAUD.

Tanpa diarahkan, Tappy terus mengendus ke arah parit sejauh kurang lebih 500 meter hingga keluar jalan raya, Wahab Syahranie.

Dua kali dilakukan pelacakan ini disaksikan ayah Yusuf, Bambang Sulistyo dan kuasa hukum serta pihak PAUD.

"Hasilnya tetap sama, anjing saya terus menyusuri parit," ungkap pawang anjing pelacak, Briptu Kornelius Tappy kepada Kompas.com usai pelacakan di lokasi.

Kornelius mengatakan, jika ada indikasi Yusuf dibawa orang maka anjing ini akan mencium ke arah jalan umum tidak menyusuri parit.

Halaman
123
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved