Video Berita

VIDEO Kronologi Nikita Mirzani Pukuli Dipo Latief Sampai Lempar Asbak

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sigit Hendradi mengungkapkan kronologi perseteruan antara Nikita Mirzani dengan mantan suaminya Dipo Latief.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sigit Hendradi mengungkapkan kronologi perseteruan antara Nikita Mirzani dengan mantan suaminya Dipo Latief.

Hal itu diungkapkan Sigit dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan untuk terdakwa Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Sigit katakan peristiwa itu terjadi pada 5 Juli 2018, di area parkir di kawasan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta selatan.

Sebelumnya, terdakwa Nikita yang berada dalam mobil bersama pria bernama Wahyu mengikuti mobil yang dikendarai Dipo, Farid dan Ferdiansyah alias Kuproy.

VIDEO 7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih

VIDEO Tiga Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor

Debt Collector Todongkan Pistol ke Penunggak Motor: Kau Mau Bayar atau Mau Ini?

Sedang Duduk di Motor Sendiri, Remaja Tewas Digebuki Massa Gara-gara Ada yang Teriak Maling

Dalam perjalanan, Nikita Mirzani kemudian mencoba menghubungi Ferdiansyah atau Kuproy.

"Dalam perjalanan, terdakwa menghubungi Ferdiansyah alias Kuproy. Tapi, saksi Kuproy tak mau berkomunikasi dengan terdakwa dengan cara saksi tidak menerima sambungan telepon dari terdakwa," ucap Sigit.

Hingga sampai di TKP, Nikita langsung mendatangi mobil Dipo dalam kondisi marah pada Kuproy.

Tonton juga video YouTube lainnya di bawah ini.

"Kemudian, terdakwa turun dari mobil dan menghampiri mobil Dipo dan membuka pintu sebelah kanan," ujar Sigit.

"Seterusnya, terdakwa dalam kondisi marah menghampiri saudara Kuproy untuk menanyakan isi didalamnya mobil, 'Kuproy, loe ngapain enggak angkat telpon gua dan pesan enggak dibaca'," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: ikhsan dwi nur satrio
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved