Usai Idul Fitri Kemenhan Rekrut 25 Ribu Personil Komcad, Dapat Pendidikan Militer dan Negara

Bondan menginginkan PP Komcad dapat segera terbit dengan harapan dapat langsung membuka pendaftaran setelah Idul Fitri 2020 mendatang.

Usai Idul Fitri Kemenhan Rekrut 25 Ribu Personil Komcad, Dapat Pendidikan Militer dan Negara
Dok. Tribun Timur
Ilustrasi : Usai Idul Fitri Kemenhan Rekrut 25 Ribu Personil Komcad, Dapat Pendidikan Militer & Digaji Negara 

TRIBUNLAMPUNG- Kementerian Pertahanan akan membuka pendaftaraan program latihan Komponen Cadangan (Komcad), bagi masyarakat Indonesia. 

Rekruitmen Komcad dilakukan untuk memperkuat komponen utama pertahanan jika negara berada dalam keadaan bahaya dan darurat 

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menargetkan merekrut 25.000 milenial bergabung dalam komponen cadangan (Komcad) pertahanan negara.

"Harapannya seperti itu (rekrut 25 ribu milenial). Apakah nanti akan tercapai dalam berapa tahun, nanti tergantung anggarannya," ujar Dirjen Potensi Pertahanan Kemhan Bondan Tiara Sofyan di kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Bondan menjelaskan perekrutan warga sipil dalam komcad dilakukan berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).

Kementerian Pertahanan Lakukan Pendataan Potensi SDAB dan Sarpras Nasional di Lampung

Dahnil Ungkap Alasan Prabowo Subianto Enggan Bicara Politik Sejak Jadi Menteri Pertahanan 

Saat 2 Ajudan Prabowo Ungkap Dibalik Cerita Postingan Foto Pakaian Adat & Parade Senja di Kemenhan

Dalam UU PSDN, komcad disiapkan untuk mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan komponen utama atau TNI dalam menghadapi ancaman militer.

Hanya saja, pembukaan rekrutmen tersebut masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Komcad yang kini tengah dibahas oleh Kementerian Sekretriat Negara.

Bondan menginginkan PP Komcad dapat segera terbit dengan harapan dapat langsung membuka pendaftaran setelah Idul Fitri 2020 mendatang.

"PP-nya masih dalam proses, sudah selesai harmonisasi (antar kementerian/lembaga) sekarang masih dalam proses pembahasan akhir di Setneg. Begitu PP-nya selesai, kita segera sosialisasi," kata dia.

Adapun kampanye perekrutan Komcad sendiri akan dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Rencananya, dalam rekrutmen tahap pertama nantinya akan menyasar kalangan milenial usia 18-35 tahun.

Bondan menegaskan rekrutmen tersebut bersifat terbuka alias siapa saja boleh mendaftar. Asalkan, memenuhi syarat. "Nanti ada syarat-syaratnya.

Nanti ikut seleksi, setelah lulus seleksi ada latihan dasar militer selama tiga bulan, setelah itu kemudian baru diangkat Komcad. Setelah itu kembali ke profesi semula," kata Bondan.

Bondan menambahkan, anggota Komcad nantinya akan mendapatkan keterampilan usai menjalani pelatihan selama tiga bulan. Mereka juga akan mendapat hak seperti uang saku kendati hanya terbatas.

"Sesuai dengan latihan dasar militer secara semuanya sama, karena latihan itu sama semua tingkat. Kemudian dia mendapat perlengkapan perorangan, jaminan kesehatan dan asuransi," jelas Bondan.  (Artikel ini telah tayang di Kompas.com)

Editor: Romi Rinando
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved