Pilkada 2020

Heboh Golkar Bagi-bagi Surat Tugas untuk Calon Kepala Daerah Internal, Bagaimana Faktanya?

Untuk Pilkada Lampung Tengah, DPP Partai Golkar disebut memberikan surat tugas kepada pasangan Musa Ahmad dan Ardito Wijaya.

Heboh Golkar Bagi-bagi Surat Tugas untuk Calon Kepala Daerah Internal, Bagaimana Faktanya?
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Musa Ahmad dan Ardito Wijaya menjadi salah satu pasangan yang disebut mendapatkan surat tugas dari Golkar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPP Partai Golkar disebut akan memberikan surat tugas kepada kader internal yang mengikuti Pilkada 2020.

Dari informasi yang bikin heboh itu, surat tugas juga diberikan kepada kader Golkar yang ikut pilkada di delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Untuk Pilkada Lampung Tengah, DPP Partai Golkar disebut memberikan surat tugas kepada pasangan Musa Ahmad dan Ardito Wijaya. 

Lalu pasangan Ampian Bustami dan Rudy di Metro dan pasangan Dawan dan Azwar di Lampung Timur.

Duet Nanang-Pandu Kantongi Rekomendasi Hanura

PAN Beri Surat Tugas untuk Eva Dwiana, Bagaimana Peluang Calon Lain?

KPU RI Verifikasi Calon Pengganti Esti Nur Fathonah

Besok, PDI Perjuangan Lampung Gelar Rakerda, Semua Balon Kepala Daerah Diminta Hadir

Kemudian Rycko Menoza di Bandar Lampung dan Tony Eka Candra di Lampung Selatan.

Khusus untuk Pilkada Metro, DPP Partai Golkar disebut akan mengupayakan untuk menerbitkan rekomendasi secepatnya. 

Bagaimana faktanya?

Benarkan Golkar memberikan surat tugas kepada kader-kader internalnya yang ikut pilkada di Lampung?

Namun, kabar itu langsung  ditepis oleh Sekretaris DPD I Golkar Lampung Supriyadi Hamzah

Menurutnya, saat ini DPP Golkar sedang mengevaluasi hasil survei para bakal calon yang mengikuti penjaringan. 

Supriyadi menegaskan, belum ada satu pun surat tugas maupun rekomendasi yang diberikan kepada balon kepala daerah.

“Belum ada. Jadi belum ada DPP mengeluarkan surat tugas atau rekomendasi. DPP saat ini sedang evaluasi. Setelah itu baru ada kebijakannya (rekomendasi),” beber dia, Jumat (28/2/2020).

Supriyadi memastikan surat tugas itu hanyalah isu belaka.

“Jadi kabar berita itu tidak tepat. Saat ini masih proses survei tingkat DPP. Mereka sedang evaluasi informasi-informasi yang didapat. Walaupun kami memang sudah sampaikan elektabilitas, tapi kebijakan itu belum ada,” pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved