Pembelian Tiket Kapal Online Berlaku Hari Ini, Begini Caranya
Pembelian tiket online tersebut berlaku untuk penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
Penulis: ahmad robi ulzikri | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI - Pembelian tiket kapal feri secara online, baik melalui website maupun aplikasi, sudah berlaku mulai hari ini, Minggu (1/3/2020).
PT ASDP Indonesia Ferry mengumumkan pembelian tiket online tersebut melalui akun Instagram resminya, @asdp191.
Pembelian tiket online tersebut berlaku untuk penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
Untuk pemesanan tiket melalui website, calon beli dapat mengakses www.ferizy.com.
• Cara Beli Tiket Kapal Online di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni
• Jadwal Kapal Eksekutif Tahun 2020 dan Cara Beli Tiket Kapal di Pelabuhan Merak Pakai e-Money
• Tarif Tiket Kapal serta Cara Pesan Tiket Online di Pelabuhan Bakauheni dan Merak
PT ASDP juga menyediakan aplikasi Ferizy yang dapat diunduh di Google Playstore.
Customer Service ASDP Ferry Eko Febriono menjelaskan prosedur pemesanan tiket online via website dan Ferizy.
“Pembukuan tetap langsung di website atau aplikasi www.ferizy.com. nanti setelah melakukan pembukuan, akan keluar kode bayar atau booking untuk melakukan pembayaran via transfer ATM, gerai Indomart, Alfamart, atau kantor pos,” terangnya, Minggu (1/3/2020).
Untuk pembelian tiket online, calon penumpang akan dibebankan biaya administrasi sebesar Rp 2.500.
“Untuk biaya administrasi Rp 2.500. Karena biaya administrasi tersebut dikeluarkan oleh banknya, bukan dari ASDP,” jelasnya.
Pada hari perdana, kata Febri, tercatat sudah ada beberapa pertanyaan dari masyarakat soal prosedur dan teknis pembelian tiket secara online.
“Untuk saat ini sudah ada aduan. Sifatnya menanyakan saja prosedur melakukan pembukuan atau pemesanan tiket online-nya,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi kebingungan calon penumpang di pelabuhan, pihaknya sudah menyiapkan petugas.
“Untuk saat ini kami informasikan untuk pembelian disarankan online. Tetapi jika ada kendala atau masalah dalam pembelian, nanti kami siapkan petugas di pelabuhan untuk membantu,” pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Ahmad Roby)