Berita Nasional
Pemuda Lampung Bobol 54 ATM, Bawa Jimat agar Tak Ditangkap Polisi
Awalnya, polisi melihat tiga pria mencurigakan berada di bilik ATM di Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu (29/2/2020).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemuda asal Lampung ditangkap anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Pemuda berinsial HF (22) ini merupakan bagian dari komplotan pembobol mesin ATM.
HF bersama empat rekannya membobol ATM hingga miliaran rupiah.
Aksi mereka akhirnya terhenti, setelah tepergok aparat kepolisian sedang membongkar mesin ATM, di bilik ATM di Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (29/2/2020).
Awalnya, polisi melihat tiga pria mencurigakan berada di bilik ATM di Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu (29/2/2020).
• Ayah Anak Pembobol ATM Bank Ditangkap, 1 Ditembak Mati Polisi
• Penjual Es Krim Keliling Meninggal di Atas Motornya yang Masih Berdiri Tegak, Sebelumnya Driver Ojol
• Sosok Jenderal yang Bikin Bangga Ustaz Abdul Somad: Beliau yang Diingat Hanya Masjid
• Bocah Tewas Terlindas Truk 10 Roda Setelah Jatuh dari Motor
Saat dipantau, ternyata pelaku tengah membobol mesin ATM.
Mereka adalah HF (22), RS (46), dan MN (36).
Setelah terpergok, ketiga pelaku mencoba kabur.
Akhirnya, polisi menembak kaki mereka.
Saat diperiksa, ternyata masih ada pelaku lain yang terlibat, yakni MI (21) dan SI (24).
Polisi melakukan pengejaran ke Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.
"Ketiganya mengaku memiliki dua anggota lain."
"Akhirnya kami tangkap dua anggota komplotan tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/3/2020).
Residivis
Tiga pelaku yang ditembak ternyata residivis kasus yang sama.
"Tiga orang tersangka yang diketahui merupakan residivis terpaksa ditembak karena saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan."
"Tersangka tersebut kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan medis," kata Kanit Krimum Polres Jakbar Iptu Dimitri Mahendra.
Saat diperiksa, komplotan ini meraup uang total hingga Rp 1,2 miliar.
Hal itu setelah 54 kali beraksi dalam dua bulan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap dalam kurun 2 bulan sejak Desember 2019."
"Mereka sudah melakukan kejahatan ini sebanyak 54 kali, dengan total kerugian Rp 1,2 miliar."
"Waktunya cukup singkat, kerugiannya cukup besar dilakukan bersama-sama," ucap Audie.
Dalam sekali beraksi, pelaku bisa mengambil uang di mesin ATM sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, komplotan pembobol ATM kerap mengincar ATM yang lokasinya sepi dari penjagaan petugas.
"Melihat peluang lalu mencongkel dan membobol mesin ATM," kata Arsya.
• Pembobol ATM Asal Lampung Beraksi di Luar Daerah, Kuras Uang Nasabah di Rekening
• Warga Pringsewu Syok Mobilnya Disewa untuk Lakukan Aksi Pencurian: Ini Usaha Saya
• Tahanan Kabur di PN Kotabumi Diduga Panjat Tembok Belakang Gedung
Bawa jimat
Tak hanya membawa peralatan, para pelaku juga membawa jimat.
Jimat tersebut berbentuk minyak dan keris.
Mereka percaya, dengan jimat tersebut, polisi tak akan bisa menangkap.
"Kami temukan dua buah minyak jimat dan satu buah keris," kata Arsya.
Salah seorang pelaku HF mengaku, jimat itu didapatnya dari kampung halamannya di daerah Lampung.
Jimat itu terus dibawa oleh HF saat melancarkan aksinya.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah alat bukti.
Di antaranya 13 unit HP, 9 kartu ATM berbagai bank, 1 buah buku catatan nomor mesin ATM, 4 buah besi pengganjal ATM.
Polisi juga mengamankan 2 buah besi yang digunakan untuk mencongkel ATM.
Serta, minyak jimat dan keris.
Kini kelima orang dapat dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP yakni pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com.
• Bu Dosen di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Ternyata Pedangdut Cantik yang Pernah Jadi Anggota Dewan
• Haico Van Der Veken Akhirnya Buka Suara Dikabarkan Cabut dari Samudra Cinta
• Identitas 5 Bandit Pembobol ATM Rp 800 Juta di Minimarket Pondok Aren
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ekspose-pembobolan-atm-di-polres-jakarta-barat.jpg)