Tribun Pringsewu

Rp 6 Miliar Digelontorkan untuk Bantuan Rumah Swadaya di Pringsewu

Hampir 5.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Pringsewu masih masuk dalam database BRS.

Tribunlampung.co.id/Didik
Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR Pringsewu Handri Yusuf 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Hampir 5.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Pringsewu masih masuk dalam database bantuan rumah swadaya (BRS).

Sebanyak 152 unit MBR diantaranya menerima realisasi BRS di 2020 ini.

"Merupakan rumah yang paling prioritas mendapat program MBR tersebut," ungkap Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pringsewu Handri Yusuf, Selasa, 3 Maret 2020.

Ditambahkan Handri, 152 unit paling prioritas dari 5.000 rumah MBR ini melihat dari tiga kriteria.

Yaitu atap, lantai dan dinding atau disingkat Aladin.

Diasingkan Keluarganya, Nenek Mursiti Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

Hadimulyo Barat Prioritas Penerima Bantuan Rumah Tak Layak Huni

Istri Pejabat Lampung hingga Anggota DPD RI Main TikTok, untuk Hiburan dan Ciptakan Kreativitas

Lampung Waspada Corona, Kapal Luar Negeri Diperiksa di Tengah Laut

Syarat utamanya, tegas dia, lahan tempat berdirinya rumah tersebut milik sendiri, yang dibuktikan dengan surat-surat kepemilikannya.

Dia menambahkan, pengertian MBR adalah mereka yang berpenghasilan di bawah Upah Mininum.

Sedangkan UMP Lampung pada 2020 ini sekitar Rp 2,4 juta.

Handri mengungkapkan, program BRS ini bersumber dari Dana Alokasi Kusus (DAK). Total yang digelontorkan untuk 2020 ini Rp 2,66 miliar bagi 152 unit rumah MBR tersebut.

Sedangkan masing-masing KPB (Kelompok Penerima Bantuan) mendapatkan Rp 17.500.000.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved