Tribun Tulangbawang

Pengadilan Negeri Menggala Terapkan Layanan Digital Si Juhan

Pengadilan Negeri (PN) Menggala akan menerapkan sistem layanan berbasis digital yang dinamai Si Juhan.

Istimewa
Ilustrasi 

Pengadilan Negeri Menggala Terapkan Layanan Digital Si Juhan

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pengadilan Negeri (PN) Menggala akan menerapkan sistem layanan berbasis digital yang dinamai Si Juhan.

Si Juhan merupakan singkatan dari Sistem Aplikasi Ijin dan Persetujuan Penggeledahan, Penyitaan, Perpanjangan Penahanan dan Diversi (Si Juhan).

Aplikasi tersebut tidak digunakan untuk semua jenis layanan yang berkaitan dengan peradilan pidana yang menjadi kewenangan pengadilan.

Aplikasi berbasis digital yang segera diterapkan ini berkaitan dengan tugas penyidik baik dari kepolisian maupun kejaksaan yang berkaitan dengan pengadilan.

"Aplikasi ini dibuat untuk mewujudkan pelayanan cepat, sederhana, dengan biaya ringan. Berkaitan dengan kepentingan peradilan pidana, menyangkut tugas penyidik kepolisian dan kejaksaan yang ada kaitan dengan pengadilan," terang Ketua PN Menggala Aris Fitra Wijaya, Rabu (4/3).

Ternyata Oknum Hakim PN Menggala yang Digerebek Bawa Masuk 2 Wanita, Tinggal Jauh dari Keluarganya

Aris mengklaim, aplikasi Si Juhan merupakan terobosan yang dibuat PN Menggala yang baru pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Menurutnya, aplikasi Si Juhan merupakan bentuk kemudahan pelayanan yang ditawarkan PN Menggala kepada masyarakat dengan mencermati perkembangan digital.

Dengan aplikasi ini, proses peradilan pidana mulai dari pengajuan izin penyitaan, penggeledahan, perpanjangan penahanan, dan diversi akan didapat terlayani dengan cepat tanpa harus berinteraksi langsung dengan pihak pengadilan.

Oknum Hakim PN Menggala yang Digerebek Bersama 2 Wanita Jalani Tes Urine di BNNP Lampung

"Ini terobosan bagi pelayanan prima kami demi mewujudkan keadilan, memberikan sebuah tantangan bagi Pengadilan Negeri Menggala. Aplikasi Si Juhan menjadi jawaban untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," papar Aris.

"Apalagi PN Menggala membawahi tiga wilayah hukum, mulai dari Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji. Tiga wilayah ini memiliki rentang wilayah luas dan medan yang menantang," ungkapnya

Menurut Aris, banyak hal yang harus diperbaiki mulai dari segi teknis di lapangan maupun prosedur dalam menjalankan aplikasi ini sendiri.

Aplikasi ini bisa di gunakan oleh stakeholder lain yang melaksanakan tindakan penertiban, penyitaan, penggeledahan, penahanan atau diversi.

"Syaratnya harus sudah terdaftar terlebih dahulu sebagai user pengadilan negeri menggala," tandas Aris. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved