Tribun Pesawaran

Ratusan Awak Kapal Wisata Pesisir Pesawaran Dapat Buku Pelaut

Ratusan awak kapal wisata dan nelayan tradisional di Pesawaran mendapat dokumen resmi negara sebagai pelaut.

Dok Diskominfo Pesawaran
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyaksikan pengukuran kapal oleh KSOP Kelas I Panjang di Dermaga IV Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TELUK PANDAN - Ratusan awak kapal wisata dan nelayan tradisional di Pesawaran mendapat dokumen resmi negara sebagai pelaut.

Buku pelaut yang diberikan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang ini menunjukkan bila ratusan awak kapal tersebut telah memiliki sertifikat keahlian pelaut atau sertifikat keterampilan pelaut.

KSOP Kelas I Panjang juga memberikan kelengkapan dokumen kapal bagi nelayan kecil atau pas kecil (kurang dari 7 GT).

Pemberian dokumen tersebut dalam rangka pembukaan gerai pengukuran kapal di bawah 7 GT di Dermaga IV Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (10/3/2020).

Ngecor Minyak di Laut Lampung, Kapal Empat Saudara Ditangkap Bakamla RI

BREAKING NEWS Bakamla RI Amankan 2 Kapal Bawa BBM Ilegal di Perairan Lampung

Diva asal Pringsewu Bawa Batik Kopi di Ajang Pesona Batik Nusantara Internasional

Prostitusi Berkedok Salon di Bandar Lampung, Tarif Mulai Rp 350 Ribu

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengapresiasi langkah KSOP Kelas I Panjang.

Menurut dia, upaya tersebut sebagai wujud dukungan pengembangan wisata bahari di Bumi Andan Jejama yang terus menggeliat.

"Saya yakin kegiatan ini menumbuhkan kepercayaan para wisatawan, sehingga kunjungan wisatawan semakin meningkat," ujar Dendi.

Apalagi, dalam kegiatan tersebut diberikan pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat.

Yakni tentang keselamatan berlayar bagi ABK dan penumpang serta materi kecakapan bagi nakhoda di bawah 30 mil.

Dia berharap kegiatan tersebut berdampak positif bagi pelaku wisata dan nelayan tradisional di Pesawaran.

Dendi mengatakan, secara geografis Kabupaten Pesawaran terdiri dari pulau-pulau kecil dan menjadi tujuan wisatawan.

Oleh karena itu, buku pelaut dan pas kecil menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi penyedia transportasi perairan.

Selain itu, sebagai legalitas sumber daya manusia yang berkompeten untuk melaksanakan transportasi tersebut. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved