Tribun Bandar Lampung

Children Crisis Center Dampingi Anak Eks Lokalisasi Panjang Lewat Sanggar Muda Ceria

Kegiatan dibalut Program Peduli ini bertujuan mengiklusikan anak-anak marginal yang tereklusi atau terpinggirkan karena situasi ekonomi, dan sosial..

Dokumentasi Children Crisis Center
Kegiatan PATBM di eks lokalisasi Panjang. Children Crisis Center Dampingi Anak Eks Lokalisasi Panjang Lewat Sanggar Muda Ceria 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Children Crisis Center (CCC) bekerjasama dengan Yayasan Serikat Anak Merdeka (SAMIN) Yogyakarta dan The Asia Foundation (TAF) melakukan pendampingan terhadap masyarakat dan anak di kelurahan eks lokalisasi Pemandangan (Way Lunik) dan Pantai Harapan (Panjang Selatan), Kamis (12/3/2020).

Kegiatan dibalut Program Peduli ini bertujuan mengiklusikan anak-anak marginal yang tereklusi atau terpinggirkan karena situasi ekonomi, dan sosial budaya di masyarakat.

Dewi Astri, Manager Program Peduli CCC, lembaga swadaya masyarakat yang konsen pada isu perlidungan anak membeberkan, kurun waktu 5 Tahun (2015-2020), CCC mencoba melakukan pendampingan terhadap anak yang tinggal di lingkungan eks lokalisasi tersebut dimana rentan menjadi korban kekerasan seksual dan stigma yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

"Bahkan di lingkungannya saat ini, anak-anak sudah saling memberikan stigma dengan istilah 'dalam' untuk anak yang tinggal di tengah eks lokalisasi dan anak 'luar' mereka menjuluki dirinya agar tidak di anggap 'nakal' oleh masyarakat sekitar," ungkapnya dalam rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Jumat (13/3/2020).

Lingkungan sosial yang telah terbentuk dengan tradisi kekerasan seksual dan kekerasan fisik menurutnya cenderung abai dengan Perlindungan Anak.

Program Peduli hadir dengan membangun kesadaran masyarakat akan tanggungjawab Sosial terhadap lingkungan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak dan terhindar dari kekerasan baik fisik, psikis maupun seksual.

Children Crisis Center Dampingi 38 Anak yang Terlibat Prostitusi Anak di Bandar Lampung

Children Crisis Center Gagas Perwali Perlindungan Anak Korban Kekerasan

DPMP Lambar Targetkan Setiap Kecamatan Punya Satu Wisata Pekon

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Gadingrejo, Tangkap 4 Pelaku dalam Waktu 24 Jam

Dengan memberdayakan kegiatan sosialisasi, forum diskusi, serta forum warga CCC mencoba mengedukasi masyarakat serta melakukan identifikasi tokoh-tokoh yang memiliki kepedulian terhadap anak dan menghimpun mereka dalam satu wadah dengan nama Komite Pendidikan Masyarakat (KPM).

Melalui proses yang cukup panjang tokoh-tokoh yang terpilih (kader KPM) diberikan pendidikan penyadaran tentang perlindungan anak berbasis masyarakat dan mereka juga diberikan edukasi berkelanjutan serta keterampilan dasar tentang pendampingan anak.

"Sehingga saat ini mereka sudah mampu melakukan respon cepat serta mendampingi kasus kekerasan anak di komunitas tempat tinggal mereka. Hingga kader KPM sudah bertransformasi menjadi kader PATBM dibawah naungan Dinas PPPA Kota Bandar Lampung," tambah dia.

Pada akhir program Peduli, Children Crisis Center (CCC) mengadakan Kegiatan dialog perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) dan pameran hasil karya anak di Sanggar Muda Ceria di Kelurahan Panjang Selatan.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved