Tribun Lampung Barat

DPMP Lambar Targetkan Setiap Kecamatan Punya Satu Wisata Pekon

DPMP Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat mempunyai program prioritas yakni pengembangan Wisata Pekon (Desa).

Tribunlampung.co.id/Ade
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Lampung Barat, Reza Pahlevi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ade Irawan

TRIBUNLAMPUNG CO.ID, LIWA - Tahun ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat mempunyai program prioritas yakni pengembangan Wisata Pekon (Desa).

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Reza Pahlevi mengatakan, tahun ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), dan Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) dalam rangka pengembangan wisata pekon tersebut baik wisata alam maupun buatan, yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Harapannya di setiap Kecamatan mempunyai satu unggulan wisata pekon sebagai destinasi wisata masyarakat khususnya yang dikelola oleh BUMDES pekon tersebut," ujar Reza, Jumat (13/3/2020).

"Kendalanya saat ini, banyak potensi khususnya wisata alam di pekon itu masuk dalam taman nasional dan hutan lindung," lanjut dia.

"Sehingga kedepannya kita akan melakukan koordinasi dengan TNBBS dan KPHL terkait dengan regulasi, agar bagaimana caranya pekon bisa mengelola wisata alam tersebut, tanpa harus melanggar peraturan," tambahnya.

Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 24 Miliar untuk Renovasi 20 Sekolah di Lampung Barat

300 Hektar Persawahan di Lampung Barat Akan Dibangun Sumber Air

PLN Siagakan Personel Hadapi UNBK, Jaga Pasokan Listrik Selama Ujian

Nekat Bacok Rekannya Sesama Sopir Angkot, Seorang Pemuda Diganjar Hukuman Penjara 10 Bulan

Reza mengatakan pihaknya akan segera memetakan dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk mendata spot wisata alam yang ada di pekon-pekon.

"Hingga saat ini telah beberapa pekon yang sudah mulai mengelola wisata pekon salah satunya pekon trimulyo kecamatan gedung surian, "Wisata Desa Temiangan Hill" yang sudah dikelola oleh bumdes pekon trimulyo sejak 2019," ungkapnya.

Reza menargetkan tahun ini setiap kecamatan mempunyai satu wisata unggulan pekon yang dikelola oleh bumdes.

"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kemajuan pekon tersebut," pungkasnya.
(Tribun Lampung.co.id/Ade Irawan)

Penulis: Ade Irawan
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved