Tribun Bandar Lampung

3 Terdakwa Rusuh Register 45 Mesuji Dituntut 16 Tahun Penjara, Keluarga: Kami Ingin Hukuman Mati!

Dianggap memiliki peran vital dalam kerusuhan Register 45 Mesuji, tiga terdakwa asal kelompok Mekar Jaya dituntut 16 tahun penjara.

Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Terdakwa kasus kerusuhan di Register 45 Mesuji dimasukkan ke dalam mobil tahanan untuk menghindari konflik dengan keluarga korban, Selasa (17/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dianggap memiliki peran vital dalam kerusuhan Register 45 Mesuji, tiga terdakwa asal kelompok Mekar Jaya dituntut 16 tahun penjara.

Ketiganya yakni Sunaryo alias Wahyudi, Rojiman, dan Ahmad Syaifuddin, warga Kampung Mekar Jaya Abadi Desa Mekar Jaya Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji.

Sementara terdakwa keempat Sumarlan alias Jumarlan alias Lan hanya dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ponco Santoso selama sembilan tahun penjara.

JPU Ponco Santoso mengatakan keempatnya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Melakukan Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum yang Mengakibatkan Maut dan Luka Berat.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Alternatif Kesatu kami melanggar Pertama Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana, Dan Kedua melanggar Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHPidana," katanya, Selasa 17 Maret 2020.

Suasana Sidang Perkara Bentrok Register 45 Mesuji Tak Kondusif, Hakim Lakukan Hal Ini

Istri Korban Tewas Kerusuhan Register 45 Mesuji Sebut Tak Adil Pembunuh Suaminya Masih Hidup

Cegah Corona, Warga yang Berkunjung ke RSUD Menggala Discreening, Jam Besuk Ditiadakan

PDP Corona di RSUD Ahmad Yani Metro Semakin Membaik

Ponco pun meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhi hukuman penjara kepada Wahyudi, Rojiman, dan Ahmad Syaifuddin dengan hukuman penjara selama 16 tahun.

"Untuk menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Sumarlan dengan pidana penjara selama 9 tahun dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan," seru JPU.

Sidang pun diakhiri dan ditunda pekan depan dengan agenda pembelaan.

Namun dari pihak keluarga korban Rowi dan Roni pun seakan tak puas dengan tuntutan JPU, sehingga sempat membuat gaduh ruang persidangan.

"Yudi, hukuman 15 tahun pun tak cukup, kami ingin hukuman mati, Yudi, ingat itu Yudi," seru salah seorang wanita.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved