Tribun Bandar Lampung

Kadissos Bandar Lampung Tole Dailami Hobi Burung Murai untuk Hilangkan Penat Sekaligus Investasi

Burung murai masuk dalam kelas burung kicau yang mempunyai suara luar biasa indah dan memiliki nilai komersil tinggi.

Tribunlampung.co.id/Soma
Kadissos Bandar Lampung Tole Dailami. Kadissos Bandar Lampung Tole Dailami Hobi Burung Murai untuk Hilangkan Penat Sekaligus Investasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Vincensius Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Burung murai masuk dalam kelas burung kicau yang memiliki suara luar biasa indah dan memiliki nilai komersil tinggi.

Tak heran jika banyak yang tertarik untuk memelihara atau menjadikan burung tersebut sebagai investasi.

Salah satu yang melakoni hal tersebut adalah Kepala Dinas Sosial Bandar Lampung Tole Dailami.

"Saya senang pelihara burung murai. Selain suaranya, kalau dijual juga bisa mahal," ujarnya kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (19/3/2020).

Ia menuturkan bahwa burung murai dewasa harganya bisa mencapai Rp 3-5 juta per ekor.

Kapolsek Kedaton Kompol M Daud Hobi Menyanyi dan Bermain Gitar

Kisah Pemuda Lampung Merintis Platform Lahan Sikam, Bantu Pembiayaan 3 Ribu UMKM di Lampung

Kisah Sukses Mahasiswa Unila Ciptakan Sabun dari Kulit Pisang

Kisah Atlet Pencak Silat Teratai Putih Lampura, Berhasil Toreh Prestasi Meski Tanpa Dukungan Pemkab

"Harga yang sudah besar itu 3-5 juta rupiah per ekornya, diluar itu (harganya) menyesuaikan dengan berungnya sendiri," paparnya.

Ia juga terkadang memanfaatkan suara burung tersebut untuk menghilangkan kepenatan di luar jam pekerjaan.

"Jadi kalau libur, saya mending di rumah saja mainan burung (murai)," selanya.

Ia mengaku selama ini belum ada anggota keluarga yang mengeluh atas hobi tersebut.

"Sampai saat ini aman-aman aja belum ada yang protes soal saya hobi burung," imbuhnya.

Sementara saat ditanyai prihal koordinasi stakeholder dalam pengentasan perilaku penyimpangan sosial, ia mengaku berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan programnya yang menghadirkan pendidikan dan kesehatan gratis.

Dimana dua poin tersebut merupakan faktor pendukung Dinas Sosial Bandar Lampung dalam mengurangi perilaku menyimpang oleh warga Bandar Lampung. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved