Berita Nasional

Pesawat TNI AU Ditembaki saat Melintas di Pegunungan Bintang Papua

pesawat TNI-AU dengan pilot Mayor (P) Ari Wicaksono, ditembaki orang tak dikenal saat hendak mendarat di Oksibil.

tribunjateng
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PAPUA - Pesawat CASA CN A-2909 milik TNI AU ditembaki di kawasan Pegunungan Bintang, Papua.

Pesawat tersebut mengangkut tiga ton bahan makanan dan bahan bangunan untuk gereja.

Menurut Komandan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama Tri Bowo, pesanan tersebut diminta secara resmi oleh Bupati Pegunungan Bintang.

Seperti diketahui, pesawat TNI-AU dengan pilot Mayor (P) Ari Wicaksono, ditembaki orang tak dikenal saat hendak mendarat di Oksibil.

"Pesawat ditembaki saat hendak mendarat dan saat ini sedang dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pesawat, " jelas Marsekal Pertama Tri Bowo, dilansir dari Antara.

TNI/Polri Baku Tembak 2 Hari dengan KKB Papua, 4 Anggota KKB Tewas

Percakapan Terakhir Praka Yanuarius dengan Sang Ibu Sebelum Alami Kecelakaan Heli di Papua

Kondangan Ramai-ramai Naik 4 Bus, Kapolres Bubarkan Pesta Nikahan hingga Tamu Disemprot

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Corona

Selain itu, setidaknya lima lubang bekas tembakan ditemukan di sayap bagian kanan pesawat.

Namun, pesawat tersebut tak mengalami kerusakan berarti.

Dilansir dari Antara, aksi penembakan tersebut terjadi saat pesawat melintas di wilayah Distrik Serambakon pada ketinggian 4.800 kaki, pada pukul 08.50 WIT.

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin siang, aparat menemukan lima lubang bekas tembakan di sayap bagian kanan pesawat.

Namun, setelah diperiksa secara menyeluruh, pesawat CASA CN A-2090 tersebut tidak mengalami kerusakan berarti.

Pelaku masih diselidiki

Eko mengakui, saat ini prajurit TNI tengah melakukan pelacakan dan pengejaran pelaku penembakan di Distrik Serambakon.

"Kita belum tahu pelakunya, ini sedang didalami," kata dia.

Sementara itu, Eko menjelaskan, aksi teror penembakan bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya, pada 2 Maret 2020, iring-iringan truk milik BUMN ditembaki kelompok bersenjata di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Diakui, intensitas gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata KKB) di Provinsi Papua sejak awal tahun semakin meningkat.

Sejumlah daerah yang sudah mendapat terori antara lain, Kabupaten Nduga, Intan Jaya, Mimika, Pegunungan Bintang, dan Keerom.

Menurut Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi, ulah KKB memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menggagalkan dua agenda nasional yang akan dilaksanakan di Papua pada tahun ini, yaitu PON dan Pilkada Papua. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved