Tribun Bandar Lampung

Asik Nyabu di Kamar Kontrakan, Seorang Pemuda di Bandar Lampung di Tangkap Polisi

Operasi anti Narkotika (antik) yang digelar aparat kepolisian sejak beberapa pekan kemarin berhasil menangkap sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba.

Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad
Anggota Polsek Kedaton saat menunjukkan barang bukti, di Mapolsek Kedaton, Rabu (25/3/2020). Asik Nyabu di Kamar Kontrakan, Seorang Pemuda di Bandar Lampung di Tangkap Polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Operasi anti Narkotika (antik) yang digelar aparat kepolisian sejak beberapa pekan kemarin berhasil menangkap sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba.

ME (27) warga Jalan Imam Bonjol, Tanjungkarang Barat ini diciduk anggota Polsek Kedaton pada Selasa (10/3/2020) malam.

Saat itu ME kedapatan sedang asik mengonsumsi sabu dalam sebuah kamar kontakan di Gedong Meneng Baru, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.

Kapolsek Kedaton Kompol M Daud melalui Panit I Reskrim Kedaton Bripka Gogo Widhiarta mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat.

Pohon Besar Diameter 50 Cm Tumbang di Sepang Jaya, Timpa Bengkel hingga Ringsek

Loekman Djoyosoemarto Memeriksa Kesiapan Pengadaan Obat-Obatan dan Desinfektan

Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal menuju rumah tersangka.

"Saat digeledah kami menemukan alat hisap sabu di saku celana ME," ujar Gogo, Rabu (25/3/2020).

Gogo menambahkan, dari pengakuannya ME hanya sebagai pemakai sabu.

Dari keterangan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan.

Setelah diselidiki, akhirnya polisi berhasil menemukan asal barang tersebut.

Tak lama berselang pengedar sabu yang disebut ME yakni UH (23) ikut digelandang ke Mapolsek.

UH yang merupakan warga Sumberejo, Kemiling ini mengaku baru menjadi pemain narkoba.

"Kalau keterangannya baru, tapi kita masih lakukan pengembangan," jelas Gogo.

Gogo menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua penyalahgunaan narkoba yakni, satu kaca pirex, satu alat hisap, dan dua paket kecil sabu-sabu sisa pakai.

"Pasal yang diterapkan 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 serta undang undang Narkotika no 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad)

Penulis: joeviter muhammad
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved