Tribun Bandar Lampung

Eks Kepala Desa di Pesawaran Dituntut 18 Bulan Penjara karena Akali Anggaran Bangun Drainase

Akali anggaran pembangunan drainase, mantan Kepala Desa Gedong Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dituntut penjara selama 18 bulan.

Eks Kepala Desa di Pesawaran Dituntut 18 Bulan Penjara karena Akali Anggaran Bangun Drainase
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Hasbunallah saat mendengarkan tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 26 Maret 2020. Eks Kepala Desa di Pesawaran Dituntut 18 Bulan Penjara karena Akali Anggaran Bangun Drainase. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Akali anggaran pembangunan drainase, mantan Kepala Desa Gedong Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dituntut penjara selama 18 bulan.

Mantan kepala Desa ini diketahui bernama Hasbunallah (50) warga Desa Gedung Dalom, Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 26 Maret 2020, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syukri menganggap perbuatan terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum dengan upaya memperkaya diri.

"Meminta kepada Majelis Hakim menjatuhi hukuman penjara selama satu tahun enam bulan, dengan denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan," ungkap JPU, Kamis 26 Maret 2020.

Anjing Liar Penggigit Dua Bocah di Pringsewu Positif Rabies

Anggaran Penanganan Virus Corona di Pringsewu Diusulkan Rp 14 Miliar

Terungkap di Sidang Dugaan Korupsi RSUD Pesawaran, Pengurus Partai Bisa Berikan Proyek

Selain itu, Syukri juga meminta majelis hakim menjatuhi hukuman pidana tambahan dengan uang pengganti sebesar Rp 102 juta.

Atas tuntutan ini, Majelis Hakim memberikan kesempatan terdakwa untuk mengajukan pembelaan pada sidang berikutnya.

Terpisah JPU Syukri mengatakan jika terdakwa sudah melakukan pengembalian sejumlah uang yang sempat ia nikmati.

"Uang pengganti sebesar Rp 102 juta sudah dilakukan upaya pengembalian, saat ini dititipkan di pihak kejaksaan," sebutnya.

Dalam dakwaannya sendiri, kata JPU, perbuatan terdakwa sekira tahun 2017 saat Desa Gedong Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran memiliki Angaran Pendapatan dan Belanja Desa sebesar Rp.1.473.717.040.

"Yang mana dipergunakan untuk Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa Rp.785.096.351," kata JPU.

Lanjut JPU, dari salah satu pelaksanaan pembangunan terdakwa melakukan manipulasi sehingga terdapat kelebihan pembayaran tenaga kerja untuk Anggaran Pembangunan siring ataybdrainasedi Dusun II sebesar Rp. 343.522.250.

"Bahwa berdasarkan Laporan hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara perbuatan terdapat merugikan keuangan negara sebesar Rp.202.860.341," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved