Tribun Pringsewu

Heboh Sopir Truk di Pringsewu Tiba-tiba Jatuh lalu Meninggal, Tubuhnya Membiru

Tusiman (56), seorang sopir truk Colt Diesel BE 9322 UG muatan semen tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Heboh Sopir Truk di Pringsewu Tiba-tiba Jatuh lalu Meninggal, Tubuhnya Membiru
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Tusiman (56), seorang sopir truk Colt Diesel BE 9322 UG, tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Rabu (25/3/2020) siang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PAGELARAN - Tusiman (56), seorang sopir truk Colt Diesel BE 9322 UG, tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Ironisnya, warga Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu ini sudah tidak bernyawa, Rabu (25/3/2020) siang, di sebuah pergudangan kecamatan setempat.

Peristiwa ini lantas membuat heboh warga yang kemudian dilaporkan ke Polsek Pagelaran.

Kepala Polsek Pagelaran AKP Syafri Lubis membenarkan kejadian tersebut.

Mau Pesta Sabu, 2 Sopir Truk asal Terusan Nunyai Diringkus di Rumah Makan

Berdalih Ongkos Habis, Sopir Truk Jual Ratusan Sak Sagu Seharga Rp 22,6 Juta

Naik Lagi, Harga Gula Pasir di Kota Agung Jadi Rp 19.000 per Kg

4 Warga Lampung Ditangkap karena Sebar Hoaks Corona

Jasadnya saat itu langsung dilarikan ke RSUD Pringsewu.

Syafri menceritakan, bila siang itu Tusiman tiba di halaman gudang dan memarkirkan mobilnya sekira pukul 11.30 WIB.

Ketika itu Tusiman tidak langsung membongkar muatan mobilnya.

Ia pulang terlebih dahulu untuk makan siang.

Setelah itu Tusiman kembali ke gudang hendak menurunkan barang material bangunan yang menjadi muatan truk tersebut.

"Jadi lagi jalan di halaman (gudang) dekat mobil, mau buka terpal, tiba-tiba jatuh," ujar Syafri ketika dihubungi, Rabu.

Syafri menambahkan, melihat Tusiman terjatuh, dua rekannya datang membantu dengan membalikkan badan Tusiman.

Namun, Tusiman sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Dari hidungnya mengeluarkan cairan darah seperti mimisan dan badannya kebiruan.

Jenazahnya sempat dibawa ke RSUD Pringsewu untuk mendapat pemeriksaan.

"Hasil medis, (meninggal) karena penyakit jantung," ungkap Syafri. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik B)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved