Tribun Lampung Selatan

Pengiriman Ikan Tangkapan Nelayan Lamsel Turun 50%

Pengiriman ikan hasil tangkapan nelayan di Lampung Selatan ke wilayah Jabodetabek kini menurun.

TRIBUN LAMPUNG/DEDI SUTOMO
BERJALAN NORMAL - Aktivitas nelayan di PPI BOM Kalianda tetap berjalan normal. Nelayan tetap melaut mencari ikan tangkapan, Senin (30/3). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Pengiriman ikan hasil tangkapan nelayan di Lampung Selatan ke wilayah Jabodetabek kini menurun.

Pasalnya, banyak gudang penampung ikan di wilayah Jabodetabek, terutama Jakarta, saat ini tutup dampak dari penyebaran virus corona.

"Memang ada penurunan untuk pengiriman ikan ke Jawa. Penurunannya bisa 40-50 persen," kata Acong, seorang penampung ikan tangkapan nelayan di TPI Muara Pilu, Senin (30/3).

Tidak hanya karena gudang-gudang penampungan ikan di Jabodetabek mulai tutup. Tetapi juga saat ini sulit untuk mencari angkutan guna mengirim ikan ke wilayah Jakarta.

Rusak Parah, Pemkab Lamsel Diminta Perbaiki Sarana dan Prasarana di Lokasi Wisata Kuliner PPI Bom

"Kalau angkutan lokal sekarang mulai tidak mau berangkat ke Jakarta. Karena takut penyebaran virus corona. Biasanya kita menggunakan angkutan lintas pulau yang hendak kembali ke Jakarta dengan kondisi kosongan (tanpa muatan)," ujar Acong.

Sementara aktivitas nelayan saat ini relatif masih normal, belum terpengaruh adanya penyebaran virus covid-19. Hanya saja untuk nelayan-nelayan dari luar daerah yang singgah kini mendapatkan pengawasan ketat.

"Kalau yang dari luar daerah, biasanya berhubungannya dengan pembinanya saja. Kalau mereka ada kebutuhan, melalui pembinanya. ABK-nya diminta untuk tidak meninggalkan kapal," kata Andi, seorang nelayan.

Menurut dirinya, saat ini rata-rata hasil tangkapan ikan hanya untuk kebutuhan lokal. Karena pengiriman ke Jabodetabek, kini berkurang.

Tidak hanya di TPI Muara Pilu, aktivitas nelayan di PPI Bom Kalianda pun relatif tetap berjalan normal. Nelayan tetap melaut, dan hasil tangkapan ikan sebagian besar kini dijual lokalan. Hanya sebagian kecil yang dikirim ke luar daerah, khususnya wilayah Jabodetabek.(ded)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved