Tribun Lampung Selatan

Covid-19 Sebabkan Okupansi Turun 95 Persen, Pemerintah Diminta Bebaskan Pajak Hotel

Covid-19 Sebabkan Okupansi Turun 95 Persen, Pemerintah Diminta Bebaskan Pajak Hotel

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad
Ilustrasi ruangan hotel 

Covid-19 Sebabkan Okupansi Turun 95 Persen, Pemerintah Diminta Bebaskan Pajak Hotel

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Covid-19 Sebabkan Okupansi Turun 95 Persen, Pemerintah Diminta Bebaskan Pajak Hotel

Selama Maret kemarin tingkat okupansi hotel di Kabupaten Lampung Selatan turun drastis.

General Manager Grand Elty Krakatoa Resort, Dwi Prasetyo, kepada Tribunlampung, Sabtu (4/4), mengatakan, penurunan tersebut mencapai sekitar 94 persen.

Menurut dirinya, pada awal Maret lalu, jumlah tamu hotel masih relatif normal. Namun memasuki pekan ketiga Maret, terjadi penurunan yang sangat signifikan.

"Kalau akhir Maret ini jumlah penurunannya bisa mencapai 95 persen dari kondisi normal," kata dia.

Dwi mengatakan, dampak dari terus meningkatnya kasus penyeberan virus corona (covid-19), sangatlah dirasakan.

Tamu hotel yang biasanya ramai pada akhir pekan dan libur panjang, kini memilih untuk tidak bepergian keluar daerah dan keluar rumah sesuai anjuran pemerintah.

Untuk di Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort, ujarnya, juga diberlakukan screening kondisi kesehatan pada tamu-tamu yang datang.

Tidak hanya pada tamu hotel, kegiatan even-even pun kini dihentikan. Begitu juga dengan tempat-tempat wisata, juga sepi pengunjung. Kondisi ini, ujar Dwi Prasetyo, berpengaruh pada kondisi operasional.

Pemeriksaan di Pelabuhan Bakauheni Masih Longgar, Corona Berpotensi Menyebar ke Sumatera

Untuk menyiasatinya, manajemen mengambil langkah di antaranya dengan mengurangi tenaga harian.

"Sekarang kita sudah mulai mengurangi tenaga harian. Karena selain karyawan, kita ada tenaga harian juga," kata dirinya.

Dwi mengatakan, dengan kondisi saat ini pilihannya bagaimana untuk tetap bertahan. Apalagi beberapa kalangan memprediksi kondisi adanya penyebaran virus covid-19 ini akan berlangsung hingga Juli.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved