Kabar Artis

Suami Isyana Sarasvati Tangani Pasien Virus Corona, Kakak Ipar Ungkap Perasaan Sedih Lihat Fotonya

Beredar kabar suami Isyana Sarasvati turut menangani pasien yang positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Instagram.com/isyanasarasvati/
Ilustrasi Isyana Sarasvati dan suami. Suami Isyana Sarasvati Tangani Pasien Virus Corona, Kakak Ipar Ungkap Perasaan Sedih Lihat Fotonya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Beredar kabar suami Isyana Sarasvati turut menangani pasien yang positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Kabar itu beredar setelah foto suami Isyana Sarasvati memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Adapun, suami Isyana Sarasvati bernama Rayhan Maditra.

Isyana Sarasvati menikah dengan Rayhan Maditra pada awal tahun 2020.

Diketahui, suami Isyana Sarasvati berprofesi sebagai dokter.

Camat Meninggal Akibat Virus Corona di Bekasi, Keluarga dan Petugas Kecamatan Diisolasi

Tak Ada Syuting Sinetron, Mbak Yanti Tukang Ojek Pengkolan Unggah Foto Kenangan

Potret Badan Inul Daratista yang Bikin Iri Mayangsari

5 Fakta di Balik Kasus Pelecehan Seksual Soraya Larasati saat Lari Pagi

Adapun, foto Rayhan Maditra memakai APD lengkap, pertama kali diunggah di akun Twitter kakak Isyana, Rara Sekar pada Minggu (5/4/2020).

Kacamata safety googles, masker N95, penutup wajah, hingga penutup kepala terlihat dikenakan adik iparnya itu.

 

Melengkapi unggahannya, Rara menuliskan perasaannya.

Ia mengaku perasaannya hancur melihat foto tersebut.

"Stay safe Rayhan Maditra and all the health professionals who are fighting hard to make sure we all survive this pandemic.

(Semoga tetap aman Rayhan Maditra dan semua tenaga medis yang berjuang keras untuk memastikan kita semua selamat dari pandemi ini)" tulis @rarasekar.

 

Menanggapi unggahan sang kakak, Isyana terlihat membagikan ulang cuitan itu melalui laman Instagram (IG) pribadinya @isyanasarasvati.

Penyanyi 26 tahun tersebut mengunggah tangkapan layar dari cuitan Rara pada fitur Instagram (IG) Story, Minggu.

Isyana terlihat menuliskan ucapan terima kasih kepada sang kakak atas dukungan yang diberikannya.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan manis berupa dukungan semangat untuk sang suami.

Dukungan tersebut juga diberikan kepada rekan seprofesi Rayhan, yakni para tenaga medis yang berjuang menangani virus corona atau COVID-19.

"Semangat suamiku dan semua pahlawan medis yang berjuang di luar sana.

Kami mendoakan terus dari rumah.

Terima kasih atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan," tulisnya.

Kolase Instastory Isyana Sarasvati
Kolase Instastory Isyana Sarasvati (Instagram.com/isyanasarasvati/)

Ciri virus corona

Sejumlah ciri-ciri virus corona menyerang tubuh dapat terlihat dari kondisi tubuh dari hari ke hari.

Umumnya, orang yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 menunjukkan ciri-ciri demam tinggi lebih dari 38 derajat celsius, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sesak atau kesulitan bernapas.

Kemunculan tanda-tanda atau gejala virus corona atau Covid-19 kemungkinan terlihat pada hari ke-2 hingga ke-14 sejak pertama kali terpapar virus.

Tidak hanya itu, dikutip Kompas.com dari Live Science, baru-baru ini, dokter menambahkan pasien yang terinfeksi bisa jadi mengalami kehilangan kemampuan indera penciuman, tanpa menunjukkan gejala lainnya.

Meskipun sebagian besar pasien menunjukkan gejala ringan, sedikit di antaranya merasakan sakit yang parah.

Bahkan, ada juga yang sampai mengalami kondisi kritis.

Perkembangan gejala virus corona pada pasien

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan mengungkapkan proses berkembangnya gejala virus corona, yang umumnya dialami pasien dari hari ke hari.

Perlu dicatat, penghitungan hari di sini dimulai sejak kemunculan gejala, bukan sejak terinfeksi.

Sebab, penyakit Covid-19 memiliki masa inkubasi.

Di mana, pasien yang sudah terinfeksi belum menunjukkan gejala.

Hari ke-1: kemunculan gejala, biasanya pasien mengalami demam tinggi, kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering.

Sebagian orang juga mengalami diare atau mual pada sehari atau dua hari sebelumnya.

Hari ke-5: muncul kesulitan bernapas, khususnya bagi pasien yang berusia tua atau memiliki penyakit penyerta.

Hari ke-7: pasien mulai dirawat di rumah sakit.

Hari ke-8: untuk pasien yang mengalami kasus parah, mereka akan merasakan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS).

ARDS merupakan sebuah penyakit yang terjadi ketika cairan menutupi paru-paru dan bisa berujung fatal.

Hari ke-10: Jika gejala semakin memburuk, kemungkinan besar pasien akan dipindahkan ke ruang ICU.

Mereka mungkin akan kehilangan nafsu makan dan mengalami sakit perut yang lebih parah daripada pasien dengan gejala ringan.

Sebagian kecilnya meninggal dunia.

Hari ke-17: Rata-rata pasien yang sembuh diizinkan pulang dari rumah sakit pada hari ke-17 atau sekitar 2.5 minggu sejak gejala pertama kali muncul.

Virus corona berkembang lebih cepat dari pneumonia biasa

Ciri-ciri virus corona hampir mirip dengan pneumonia.

Namun, Paras Lakhani, seorang ahli radiologi di Thomas Jefferson University, berkata bahwa Covid-19 bisa dibedakan dengan pneumonia bila dilihat dari bagaimana gejalanya semakin memburuk dari waktu ke waktu.

"Pneumonia biasanya tidak berkembang dengan cepat. Kebanyakan rumah sakit akan merawat pasien (pneumonia) dengan memberikan antibiotik, kemudian pasien (pasien) akan menjadi lebih stabil," jelas Lakhani.

Tetapi, pasien virus corona bisa menjadi lebih parah bila mereka diobati dengan cairan atau steroid.

Bahkan dalam sebuah kasus, seorang wanita berusia 33 tahun justru mengalami kondisi yang lebih parah sejak tiga hari dirawat di rumah sakit Lanzhou.

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Sang Suami Turut Tangani COVID-19, Isyana Sarasvati Tulis Pesan Manis: 'Semangat suamiku.

Potret suami Isyana Sarasvati, Rayhan Maditra terlihat mengenakan APD lengkap dalam unggahan kakak Isyana di Twitter. (Tribunpalu.com)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved