Kasus Corona di Indonesia

Pasca Anies Baswedan, Giliran Ridwan Kamil Sediakan Hotel Mewah Bagi Tenaga Medis Corona

Ia berharap, fasilitas yang disediakan Pemprov Jabat bisa membuat psikologi para tenaga medis lebih tenang. Terlebih, banyak tenaga medis yang saat

Editor: Romi Rinando
(KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emil saat meninjau Hotel Grand Preanger di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (7/4/2020). Hotel itu disiapkan untuk tempat tinggal sementara para tenaga medis yang menangani pasien dalam pengawasan Covid-19. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Perhatian serius Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap tenaga medis yang menangani pasien virus corona di Jakarta dengan memberikan  fasilitas Hotel mewah perawat dan dokter diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, menyediakan Hotel Grand Preanger, Kota Bandung sebagai tempat tinggal sementara para dokter dan tenaga medis yang menangani para pasien dalam pemeriksaan Covid-19.

Ia menuturkan menempatkan para tenaga medis di hotel bintang lima itu sudah melalui perhitungan yang matang.

"Jadi minggu lalu, saya putuskan untuk menjadikan hotel milik Provinsi Jawa Barat ini untuk menjadi tempat tinggal para tenaga kesehatan dan dokter," kata Emil usai meninjau Hotel Grand Preanger di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (7/4/2020).

"Karena ini adalah hotel bintang lima, dan mungkin menjadi satu-satunya hotel bintang lima di Indonesia yang digunakan sebagai tempat tinggal para tenaga kesehatan dan dokter yang bertugas menangani Covid-19."

Ridwan Kamil Matangkan Rencana Lockdown di Jabar

Suara Anies Baswedan Bergetar Saat Sebut Warganya Meninggal Akibat Corona

Peta Sebaran ODP dan PDP Corona di Lampung Berdasarkan Kabupaten/Kota Selasa 7 April 2020

16 Kasus Positif Corona di Lampung hingga Selasa 7 April 2020, Peta Sebaran ODP dan PDP di Lampung

 

Sebelumnya, sejumlah Perawat dan Dokter di DKI Jakarta mendapat stigma buruk dari masyarakat tempat tinggal, sehingga tidak nyaman beristirahat.

Tak ingin beban Dokter, Perawat, serta tenaga medis lainnya terganggu, Anies Baswedan langsung menyediakan hotel bintang 4 khusus perawat dan dokter

Anies Baswedan pun menggratiskan hotel bintang 4 untuk Dokter, Perawat, dan tenaga medis lainnya.

Melansir Tribunwow.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan Hotel Grand Cempaka Business guna membantu tim medis melawan pandemi Virus Corona ( covid-19 ).

Hotel berbintang empat itu, khusus diperuntukkan bagi Dokter, Perawat dan tenaga medis lainnya yang terus berjuang menangani Covid-19 di lini depan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan langkah tersebut dilakukan guna meringankan beban para tenaga medis, yang bertaruh nyawa menangani covid-19.

Dikutip dari unggahan akun resmi Facebook Anies Baswedan, @aniesbaswedan, Kamis (26/3/2020), sebanyak 220 kamar telah disiapkan bagi Dokter, Perawat, dan tenaga medis lainnya.

Tak berhenti di situ, Anies Baswedan juga berencana menambah 3 fasilitas hotel gratis untuk terus membantu perjuangan tenaga medis.

Iapun menjelaskan seluruh fasilitas di hotel bintang 4 itu telah dipersiapkan sedemikian rupa agar aman untuk digunakan.

Satu di antaranya dengan rutin membersihkan kamar menggunakan disinfektan, dan memasang bilik disinfektan di dekat pintu masuk.

Selain fasilitas hotel bintang 4, Anies Baswedan juga mengalokasikan 15 bus TransJakarta, dan 50 bus sekolah untuk keperluan antar jemput tenaga medis di ibu kota.

anies baswedan siapkan hotek bagi perawat dan dokter di Jakarta
anies baswedan siapkan hotek bagi perawat dan dokter di Jakarta (facebook)

Hingga saat ini, total 138 tenaga medis telah menempati hotel bintang 4 tersebut.

Tenaga medis yang menempati hotel milik BUMD Jakarta itu datang dari RSUD Tarakan, dan RSUD Pasar Minggu.

Pengadaan fasilitas hotel gratis tersebut dikerjakan Anies Baswedan dengan merangkul beberapa pihak.

Anies juga membuka ruang bagi warga yang ingin ikut berdonasi membantu tenaga medis dalam penyediaan fasilitas hotel.

"Ini adalah kerja besar. Berbagai pihak turut membantu memberi dukungan.

Dompet Dhuafa dan Perumda Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana.

Kami sampaikan terima kasih atas kolaborasi ini.

Kepada seluruh pihak yang dapat membantu, Jakarta memanggil kita semua.

Bagi yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotel-hotel yang ingin membantu penyediaan kamar, silakan langsung hubungi nomor-nomor di bawah ini.

Untuk ikut membantu penyediaan kamar hotel hubungi:

Bagus (087782999675), Deandra (081289054859).

Untuk membantu penyediaan makanan, masker dan sanitizer, hubungi Luthfi (082118554122), Daniel (081268847772).

Kunjungi situs jdcn.jakarta.go.id/kolaborasi-tanggap-corona untuk info lebih detail.

Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan.

Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita bantu.

Wujudkan bantuan itu dalam bentuk nyata.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua," tulis Anies Baswedan.

Ridwan Kamil Siapkan Hotel Bintang 5 

Rencananya, hotel yang dikelola oleh BUMD PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Jaswita) itu akan dipergunakan hingga bulan Juni 2020 mendatang.

Ridwan Kamil berharap pandemi ini bisa selesai dalam waktu singkat. "Harapannya bulan Juli ketika mudah-mudahan penyebaran Covid 19 ini sudah reda, Hotel Grand Preanger sudah mulai beroperasi lagi," ujarnya.

Emil mengapresiasi kesediaan PT Jaswita yang menyiapkan ruangan bagi para tenaga medis. Terlebih, Hotel Grand Preanger merupakan hotel terbaik milik Pemprov Jabar.

"Karena dari semua fasilitas yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini adalah yang paling baik, Hotel Grand Preanger ini adalah hotel bintang lima, sehingga dapat menjadi pesan positif kepada masyarakat, bahwa semua pihak terlibat dalam upaya memerangi Covid 19 ini" tuturnya.

Ia berharap, fasilitas yang disediakan Pemprov Jabat bisa membuat psikologi para tenaga medis lebih tenang. Terlebih, banyak tenaga medis yang saat ini belum bisa bertemu keluarganya.

"Kita harus melawan stigma bahwa para tenaga kesehatan ini harus dijauhi, karena berpotensi menyebarkan virus korona. Sebaliknya mereka adalah pahlawan dan garda terdepan dalam upaya menangani dan mengurangi penyebaran Covid-19, yang harus kita dukung dengan segala cara," paparnya.

Tersedia 200 kamar, dekat dengan RSHS Bandung Sementara itu,

Direktur Utama PT Jaswita Deni Nurdiana menjelaskan, ada 200 kamar yang disediakan bagi para tenaga medis. Tak hanya itu, PT Jaswita juga untuk sementara menjamin kebutuhan pangan para tenaga medis.

“Pak Gubernur memberikan arahan kepada BUMD Jabar, khususnya Jaswita Jabar untuk berperan aktif dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona di Jawa Barat," kata Deni.

"Karena kami bergerak di bidang jasa dan kepariwisataan, maka upaya kami adalah menyiapkan hotel yang dimiliki Jaswita Jabar untuk digunakan sebagai tempat tinggal sementara para petugas kesehatan selama bekerja merawat pasien yang terpapar virus corona," papar Deni.

Ia berharap, hotel yang digunakan bisa mempermudah akses mobilitas para tenaga medis dalam menjalankan tugas mulianya.

"Hotel Grand Preanger dipilih, selain karena lokasinya strategis juga dekat dengan RSHS Bandung yang menjadi rumah sakit pusat penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ridwan Kamil Siapkan Hotel Grand Preanger untuk Tempat Tinggal Para Tenaga Medis"

(Artikel ini telah tayang di Tribunlampung dengan judul Anies Baswedan Siapkan Hotel Mewah Bagi Perawat dan Dokter yang Tangani Pasien Corona

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved