Breaking News:

Tribun Lampung Utara

Pria 35 Tahun Bacok Ayah Kandung hingga Terluka Parah, Kapolsek: Diduga Pelaku Depresi

Diduga alami depresi, seorang anak di Lampung Utara Bacok ayah kandung dengan golok hingga terluka parah.

Dokumentasi Polsek Tanjungraja
Pelaku pembacok ayah kandung diamankan polisi, Selasa (7/4/2020). Pria 35 Tahun Bacok Ayah Kandung hingga Terluka Parah, Kapolsek: Diduga Pelaku Depresi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANJUNG RAJA - Diduga alami depresi, seorang anak di Lampung Utara Bacok ayah kandung dengan golok hingga terluka parah. 

Pelaku yang diketahui bernama Hartansah (35), warga Desa Srimenanti, Tajungraja, Lampung Utara, itu, akhirnya diamankan jajaran Polsek Tajungraja Polres Lampung Utara, Selasa (7/4/2020), sekira pukul 04.00 WIB.

Peristiwa ayah dibacok anak kandungnya itu terjadi di kediaman korban.

Hartansah kini telah diamankan di Mapolsek guna proses pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatanya tersebut.

Menurut Pejabat sementara (Pjs) Kapolsek Tajungraja Polres Lampung Utara Iptu Majid mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono, mengungkapkan kronologis kejadian.

Saat itu, Iptu Majid mengatakan, pelaku sedang bersama korban, Sukardi (70), ayah kandungnya.

 Nekat Bacok Rekannya Sesama Sopir Angkot, Seorang Pemuda Diganjar Hukuman Penjara 10 Bulan

 Polisi Sedang Nyamar DiBacok 3 Orang di Semak-semak, Polda Turunkan Tim

60 Persen Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Apapun, Jubir Achmad Yurianto: Hati-hati

Akses Jalan 2,5 Kilometer Dibuka, Konflik 2 Kampung di Lampung Tengah Terpecahkan 

Entah apa yang menjadi pemicu, lanjut Iptu Majid, tiba-tiba keduanya cekcok mulut.

Kemudian, terus Iptu Majid, pelaku mengambil sebilah golok dan langsung memBacokkannya ke tubuh ayah kandungnya itu secara membabi buta.

Tak berdaya, kata Iptu Majid, Sukardi akhirnya mengalami luka Bacok di bagian pungung, pipi kanan kiri dan dahi.

"Berutung, saat kejadian itu korban berhasil menyelamatkan diri, minta tolong ke tetangganya dan dilarikan ke pukesmas hingga di rujuk ke rumah sakit," tutur Iptu Majid, Rabu, 8 April 2020.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, terus Iptu Majid, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian.

Proses penangkapan, kata Iptu Majid, saat itu anggota melihat pelaku duduk di bawah pohon dekat rumahnya.

Awalnya, kata Iptu Majid, anggota menawarkan rokok kepada pelaku, agar tidak bertindak agresif.

Saat itu, menurut Iptu Majid, sebilah golok diselipkan di belakang pinggang pelaku.

"Karena pelaku masih memegang sajam (golok) personel mengambil langkah persuasif dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan," jelas Iptu Majid.

Iptu Majid menjelaskan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, termasuk dari pelaku sendiri, diketahui pelaku diduga kuat mengalami depresi karena ditinggal ibunya yang meningal dunia satu tahun lalu.

"Diduga (pelaku) mengalami depresi, hingga nekat memBacok ayah kandungnya sendiri, sampai terluka parah," tandas Iptu Majid.

Kakek 75 Tahun Bacok Tetangganya 6 Kali

Di sisi lain, seorang kakek 75 tahun di Kampung Purnama Tunggal, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Bacok tetangga hingga Tewas bersimbah darah di jalanan.

Sebelum melakukan pemBacokan, pelaku sempat berselisih paham dengan korban, hanya karena parkir kendaraan roda dua.

Kejadian itu terjadi pada Senin (30/3/2020) sekira pukul 13.30 WIB.

Pelaku berinisial PMJ (75) kesal, lantaran sepeda motor korban Sono (56) menutupi jalan di areal kebun tempat pelaku mencari rumput.

Penuturan pelaku PMJ kepada penyidik Polsek Way Pengubuan, Selasa (31/3/2020), ia bertambah kesal lantaran korban justru memukulnya saat diingatkan, kalau motornya menutupi jalan.

"Saya bilang gitu (geser motor), dia justru memukul saya dengan sebatang bambu," kata PMJ, Selasa (31/3/2020).

"Namun, saya tangkis dengan tangan, tapi dia (korban) masih terus memukul," imbuh PMJ.

Karena kesal, PMJ mengambil sebilah senjata tajam (sajam) jenis celurit, yang digunakannya untuk merumput.

Seketika, PMJ mengayunkan celurit tersebut ke arah Sono.

Tak hanya sekali, PMJ memBacokkan celuritnya ke tubuh Sono sebanyak 6 kali.

Sono pun roboh dan terkapar bersimbah darah di jalanan.

Kapolsek Way Pengubuan Iptu Widodo Rahayu mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma mengatakan, korban Sono Tewas saat dalam perjalanan menuju puskesmas terdekat untuk dilakukan tindakan medis.

"Korban mendapati luka Bacok sebanyak 6 Bacokan (celurit), yakni di bagian pinggang dan bahu," kata Iptu Widodo Rahayu.

"Korban meninggal saat akan dilarikan ke RS Islam Assyifa, Yukum Jaya," imbuh Widodo Rahayu.

Pelaku PMJ, lanjut Widodo, setelah melakukan aksi pemBacokan itu lantas pergi ke Mapolsek Way Pengubuan untuk menyerahkan diri.

Kemudian, terus Widodo, barang bukti sebilah celurit yang digunakan pelaku untuk Bacok tetangga, diamankan di Mapolsek Way Pengubuan.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku PMJ dijerat dengan pasal 351 ayat(1), (2) dan (4) atau Pasal 184 ayat 1 dan ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara," pungkas Iptu Widodo.

Salah seorang warga Kampung Purnama Tunggal mengatakan, perselisihan antara korban dan pelaku sudah terjadi lama.

Puncaknya, kata warga tersebut, karena korban kesal akhirnya sampai nekat melakukan pemBacokan.

"Sudah lama berselisih, ya karena persoalan yang kami sendiri kurang paham, karena antara korban dan pelaku ini kan bertetangga dekat, mungkin kemarin (saat pemBacokan) itu lah puncaknya (emosi pelaku)," kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sebelum aksi pemBacokan terjadi, kata warga tersebut, memang sering terjadi cekcok antara korban dan pelaku.

Namun, tidak sampai ribut besar dan kontak fisik antara keduanya.

Kepala Kampung Purnama Tunggal, Siwi membenarkan, jika keduanya adalah warga kampungnya.

Namun begitu, Siwi enggan berkomentar, terkait apa yang menjadi penyebab terjadinya aksi Bacok di areal perkebunan di dekat SMKN 1 Way Pengubuan itu.

"Saya tidak tahu (kronologis pemBacokan) itu."

"Silakan ditanyakan langsung kepada pihak kepolisian, karena pelakunya sudah di Polsek (Way Pengubuan)," singkat Siwi.

Diduga alami depresi, seorang anak di Lampung Utara Bacok ayah kandung dengan golok hingga terluka parah. Pelaku yang diketahui bernama Hartansah (35), warga Desa Srimenanti, Tajungraja, Lampung Utara, itu, akhirnya diamankan jajaran Polsek Tajungraja Polres Lampung Utara, Selasa (7/4/2020), sekira pukul 04.00 WIB. Kejadian ayah dibacok anak kandungnya itu terjadi di kediaman korban. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved