Breaking News:

Bunda Eva

MTRH Lampung Semprot Disinfektan di 3 Kelurahan Kawasan Rajabasa

Penyemprotan tersebut dilakukan dari rumah ke rumah oleh Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
MTRH Lampung semprot disinfektan di tiga kelurahan kawasan Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (4/5/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tiga kelurahan di Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung mendapat giliran disemprot cairan disinfektan, Senin (4/5/2020).

Penyemprotan tersebut dilakukan dari rumah ke rumah oleh Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung.

Total sudah 114 kelurahan di Bandar Lampung disemprot disinfektan oleh MTRH Lampung.

Kali ini penyemprotan dilakukan di Kelurahan Rajabasa Induk, Kelurahan Gedung Meneng Baru, dan Kelurahan Nunyai.

MTRH Lampung Semprot Disinfektan di Panjang, Bunda Eva: Jaga Jarak Apa pun Situasinya

MTRH Lampung Semprot Cairan Disinfektan Secara Door to Door di Dua Kelurahan di TbB

Sama seperti sebelumnya, penyemprotan tersebut dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Bandar Lampung.

Nampak puluhan petugas yang didampingi para ketua RT menyemprotkan cairan disinfektan secara door to door di seluruh rumah.

Selain melakukan penyemprotan, MTRH Provinsi Lampung juga memberikan ribuan masker kepada masyarakat di tiga kelurahan tersebut.

Ketua MTRH Provinsi Lampung Eva Dwiana Herman HN kembali mengimbau masyarakat untuk tetap secara konsisten mencegah penularan virus corona (Covid-19).

"Jangan jenuh melakukan upaya pencegahan persebaran virus corona," ujarnya.

Menurutnya, akan lebih baik jika masyarakat tetap konsisten pada protokol pencegahan virus corona.

Ia menambahkan, berbagai upaya pencegah mutasi virus tersebut telah banyak dilakukan oleh berbagai elemen, baik pemerintah pusat, daerah, kabupaten kota, kecamatan, hingga kelurahan bahkan sampai pelosok pedesaan. 

Imbauan, maklumat, fatwa dan surat edaran, edukasi, dan informasi tentang corona telah menjadi topik utama di seluruh media. 

Masyarakat menyikapi kondisi ini dengan respons beragam, ada yang terlalu paranoid hingga apatis.

"Untuk itu imbauan Majelis Taklim Rachmat Hidayat Lampung kepada masyarakat, umat dan warga agar tetap siaga dan perbanyak ikhtiar, doa serta tawakal," jelas dia.

Pihaknya juga tidak pernah bosan memberikan edukasi dan update informasi terkait pandemi Covid-19 dan terus melakukan penyemprotan disinfektan secara bergilir di kelurahan yang ada di Kota Tapis Berseri. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved