Tribun Tanggamus

BPBD Tanggamus Mulai Tangani Longsor di Pekon Sirna Galih Ulu Belu

BPBD Tanggamus mulai mengerjakan penanganan longsor yang menutup jalan lintas kecamatan dan kabupaten di Pekon Sirna Galih, Kecamatan Ulu Belu.

Tribun Lampung/Tri Yulianto
Alat berat yang digunakan untuk menangani longsor yang tutupi jalan lintas kecamatan di Pekon Sirna Galih, Kec. Ulu Belu. 

BPBD Tanggamus Mulai Tangani Longsor di Pekon Sirna Galih Ulu Belu

 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,KOTA AGUNG - BPBD Tanggamus mulai mengerjakan penanganan longsor yang menutup jalan lintas kecamatan dan kabupaten di Pekon Sirna Galih, Kecamatan Ulu Belu.

Menurut Kasi Kedaruratan, BPBD Tanggamus Budiman mewakili Kepala BPBD Tanggamus Ediyan M Thoha, alat berat sudah berada di lokasi. Dan langsung menangani longsor.

Namun untuk teknis penanganannya, alat berat difokuskan dulu membuat trap pada tebing. Tujuannya untuk mencegah terjadinya longsor susulan karena kondisi tanah yang labil dan hujan masih sering terjadi.

"Alat berat fokus di bagian atas tebing, kami buat trap semacam tangga untuk meminimalkan longsor susulan. Kalau langsung membersihkan material longsor lebih beresiko terjadi longsor susulan," ucap Budiman,Selasa (5/5).

VIDEO Longsor di Tanggamus Tutup Akses Jalinbar Ruas Pekon Batu Keramat

Dengan teknis penanganan seperti itu maka penanganan longsor di tempat ini memang butuhkan waktu agak lama. Namun lebih aman dibanding langsung singkirkan material longsor yang tutupi jalan.

Maka sementara ini jalan lintas kecamatan yang bisa hubungkan Tanggamus ke Lampung Barat tersebut masih tertutup. Jalan baru dibuka setelah pembuatan trap di tebing selesai.

Menurut Budi, targetnya penanganan di lokasi ini membutuhkan waktu satu pekan. Itu pun jika tidak ada hujan lebat lagi, karena bisa memicu longsor susulan.

Ditambah juga banyaknya material longsor yang tutupi jalan. Meski sejak kejadian pada Minggu (3/5) lalu ada upaya manual oleh gabungan TNI, Polri, kecamatan, pekon dan masyarakat.

Tanggamus Dikepung Bencana, Banjir, Longsor dan Gempa Bumi Terjadi Pada Minggu, 3 Mei 2020

"Untuk motor bisa lewat menaiki material longsoran, tapi kalau mobil tidak bisa, paling tidak semingguan lagi. Sebab material longsor panjangnya 100 meter, tinggi sekitar enam meter," terang Budiman.

Sementara itu penanganan longsor di Pekon Batu Keramat, Kec Kota Agung Timur yang tutup jalan lintas barat selesai ditangani pada Selasa (5/5) sekitar pukul 2.00 WIB.

Hal itu setelah alat berat selesai menyingkirkan material longsoran dan mobil pemadam kebakaran selesai semprotkan air untuk bersihkan sisa material longsor yang menempel di aspal.

Longsor di lokasi ini terjadi pada Senin (4/5) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Longsor tanpa sebab namun selama Senin siang hujan terus menerus turun. Tidak ada korban akibat kejadian karena arus lalulintas sedang sepi. (Tribun Lampung/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved