Tribun Lampung Tengah

Perbaikan Linbar Gunung Sugih-Terbanggi Besar Ditarget Tuntas Sebelum Idul Fitri

perbaikan ruas lingkar barat (Linbar) Gunung Sugih - Terbanggi Besar yang putus beberapa waktu lalu selesai pengerjaannya sebelum Idul Fitri.

Tribun Lampung/Syamsir Alam
Ruas Linbar Gunung Sugih - Terbanggi Besar yang putus di Kampung Adi Jaya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERBANGGI BESAR - Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menargetkan perbaikan ruas lingkar barat (Linbar) Gunung Sugih-Terbanggi Besar yang putus beberapa waktu lalu selesai pengerjaannya sebelum Idul Fitri.

Untuk mencapai target penyelesaian pengerjaan tersebut, bupati menjelaskan, ia telah menginstruksikan dinas terkait supaya pengerjaan dilakukan dua puluh empat jam penuh.

"Saya sudah menginstruksikan supaya pengerjaannya dilakukan lembur, sehingga sebelum Idul Fitri nanti bisa selesai dan bisa difungsikan kembali seperti biasa," kata Loekman Djoyosoemarto, Jumat (15/5/2020).

Bupati menambahkan, jika proses pengerjaan tidak dapat dirampungkan hingga 100 persen. Ia beharap jalan dapat dilalui oleh kendaraan pribadi dan roda dua.

Kombes Widodo Berikan Materi Pemahaman Tentang Paham Radikalisme di SMKN 2 Terbanggi Besar

"Karena Linbar ini memang akses penting, sehingga perlu cepat dilakukan perbaikannya. Kalau belum bisa dilalui (target 100 persen penyelesaian perbaikan), minimal bisa dilalui oleh roda dua terlebih dahulu," imbuhnya.

Kepala Kampung Adi Jaya, Hariono menerangkan, ada puluhan pekerja yang dilibatkan dalam proses penyelesaian perbaikan Linbar yang putus pada Januari 2020 lalu itu, dan semuanya adalah warga Kampung Adi Jaya.

"Pekerjanya masyarakat kita sendiri (Kampung Adi Jaya). Sudah kita mulai pengerjaannya sejak beberapa hari lalu. Saat ini masih proses penguatan pondasi jalan yang ambrol," kata Hariono.

Hariono menambahkan, proses pengerjaan dibagi menjadi paruh waktu dan berjalan dua puluh empat jam. Ia yakin jika tidak terkena hujan terus menerus target penyelesaian perbaikan jalan dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri.

Loekman Djoyosoemarto Gelar Rapat Terbatas terkait Bertambahnya kasus Positif Covid-19

Pengamatan di lokasi, jalur yang pada awalnya ambrol saat ini kondisinya sudah putus total, sehingga kendaraan roda dua ataupun pejalan kaki tidak bisa melintas.

Kedalaman ambrol mencapai lima meter dan panjang putus jalan mencapai empat meter. Sementara kemiringan jalan akibat ambrol mencapai 15 derajat ke arah kanan jalan menuju arah Terbanggi Besar.

Akibat jalan ambrol juga mengakibatkan, pagar penyangga di bahu jalan ikut tercongkel dan terputus. Namun begitu, tak sedikit warga yang menjadikan jalan yang putus tersebut sebagai tempat nongkrong dan menghabiskan waktu.

Anton, warga Gunung Sugih berharap, ruas Linbar di Kampung Adi Jaya dapat segera dilakukan perbaikan. Pasalnya menurutnya Anton, putusnya akses jalan membuat warga harus berputar jauh jika ingin ke Seputih Agung dan sekitarnya.

"Putusnya juga kan dari awal tahun lalu, ya (2020). Sudah lima bulan, ya seharusnya sudah dapat perbaikan dan bisa lagi difungsikan seperti biasa lagi. Sekarang ya harus muter ke Bandar Jaya dulu kalau mau ke Seputih Agung," kata Anton.

Harapan yang sama juga dikatakan Harun warga lainnya. Ia berharap sebagai alternatif utama sudah seharusnya Linbar Gunung Sugih - Terbanggi Besar mendapatkan perbaikan.(Tribun Lampung/samsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved