Tribun Bandar Lampung

Kanwil Kemenag Lampung Serahkan 250 Bantuan Paket Sembako ke Rumah Ibadah

Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung melakukan penyerahan secara simbolis 250 paket sembako.

Dokumentasi Kemenag Lampung
Kanwil Kemenag Lampung Serahkan 250 Bantuan Paket Sembako ke Rumah Ibadah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung melakukan penyerahan secara simbolis 250 paket sembako bantuan dari Gugus Tugas Kemenag RI kepada perwakilan pengelola rumah ibadah di Kanwil Kemenag setempat, Rabu (20/5/2020).

Tidak hanya di Kanwil Kemenag Lampung saja, rencananya 250 paket sembako tersebut akan didistribusikan di beberapa Kantor Kemenag seperti Bandar Lampung dan Pesawaran.

“Bantuan ini dari Gugus Tugas Kementerian Agma RI yang didistribusikan di Provinsi Lampung melalui 3 kantor Kemenag yaitu Kantor wilayah (Kanwil) Provinsi, Kantor Agama Bandar Lampung, dan Kantor Agama Kabupaten Pesawaran,” jelas  Kakanwil Kemenag Lampung, Wasril Purnawan, Rabu (20/5/2020).

“Di Kanwil Provinsi Lampung sebanyak 100 paket, Kantor Kementrian Agama Kota Bandar Lampung sebanyak 75 paket sembako, dan Kabupaten Pesawaran sebanyak 75 paket sembako, jadi total 250 paket sembako yang disidtribusikan,” sambungnya.

Paket sembako tersebut diberikan kepada pengelola rumah ibadah yang ada di Lampung.

 BREAKING NEWS Angin Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah Warga di Tulangbawang

 Eks Kadis PUPR Lampura Syahbudin Sebut Sudah Setor Rp 65 Miliar ke Bupati Nonaktif

 Antisipasi Covid-19, Muspika Panjang Berikan 2 Ribu Masker dan 10 Fasilitas Cuci Tangan

 Bupati Nonaktif Lampura Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf ke Syahbudin di Akhir Sidang 

“Ini dikhususukan pengelola rumah ibadah tidak hanya marbot masjid tetapi juga rumah ibadah yang lain seperti Wihara, Gereja, Pura, dan Kelenteng,” jelasnya.

“Ini (bantuan paket sembako) tidak semua provinsi mendapat, jadi bantuan ini dibawa langsung oleh anggoota Gugus Tugas dari Kementerian Agama RI,” terangnya.

 Paket yang diberikan terdiri dari beras, gula, minyak, susu, mie instan, biskuit, tepung terigu, dan lain-lain.

Wasril juga mengatakan, gerakan berbagi di tengah pandemi perlu terus digalakan untuk menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kita tidak bisa tahu pandemi ini akan berakhir kapan sehingga gerakan berbagi tetap diperlukan untuk menjaga ketahan sosial ekonomi masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi ini,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved