Tribun Lampung Utara

Maret dan April Kasus DBD di Lampung Utara Turun

Selama Maret dan April jumlah kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) di Lampung Utara mengalami penurunan.

Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Puncak Musim Hujan Sudah Lewat, Warga Bandar Lampung Pilih Bersih-bersih Rumah Antisipasi DBD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Selama Maret dan April jumlah kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) di Lampung Utara mengalami penurunan.

"Jumlah penderita DBD yang dihimpun dari 27 Puskesmas di 23 kecamatan se-Lampura, selama dua bulan terakhir alami penurunan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metissa, Jumat (29/5).

Ia mengatakan, jumlah penderita DBD pada Januari tercatat 66 kasus. Kemudian pada Februari melonjak menjadi 195 kasus DBD atau naik 300 persen.
"Maret angka kasus DBD turun dengan jumlah laporan 46 kasus dan April kembali turun jadi 10 kasus," kata dia.

529 Kasus DBD di Bandar Lampung sejak Awal 2020

Selama April, 10 kasus DBD dilaporkan empat puskesmas yang tersebar di tiga kecamatan. Masing- masing di Puskesmas Kotabumi, Puskesmas Wonogiri, Puskesmas Kotabumi Udik, dan Puskesmas Madukoro. "Mudah-mudahan Mei ini kembali turun. Jumlahnya belum direkapitulasi dari semua puskesmas," ujarnya.

Menurutnya, guna menekan angka kasus DBD di Lampung Utara dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

"Masyarakat mesti menerapkan penerapan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan menguras, menutup dan menimbun (3 M) tempat-tempat atau wadah tempat nyamuk bertelur," katanya. (ang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved