Di Tengah Wabah Corona, India Dihantam Gelombang Panas dan Badai Jutaan Belalang

Dunia tidak akan mendapatkan kesempatan untuk bernapas lagi. Ganasnya krisis semakin meningkat

AFP/VISHAL BHATNAGAR
Seorang warga mencoba mengusir ribuan belalang dari pohon mangga depan rumahnya di Jaipur, negara bagian Rajasthan, India pada 25 Mei 2020. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Di tengah serangan wabah virus corona, India harus bergulat lagi dengan suhu panas dan badai jutaan belalang yang menyerbu wilayah mereka.

Bencana rangkap tiga ini memaksa pejabat untuk mencoba menyeimbangkan tuntutan dari krisis kesehatan masyarakat secara simultan.

Gelombang panas mengancam berbagai tantangan penanggulangan virus, yang telah menyebar lebih cepat dan luas.

Khususnya, seusai  mulai melonggarkan lockdown, salah satu kuncian paling ketat di dunia pada awal bulan ini.

“Dunia tidak akan mendapatkan kesempatan untuk bernapas lagi. Ganasnya krisis semakin meningkat, dan mereka tidak akan terhindar,” kata Sunita Narain dari Pusat Sains dan Lingkungan New Delhi.

Buntut Sindiran Aurel Hermansyah, Raul Lemos: Kesabaran Ada Batasnya

Cabut dari Net TV, Komedian Sule Gabung ke MNC TV

VIDEO Dendam Pribadi Ibu Rumah Tangga Dibalik Video Syur Mirip Artis Syahrini

Pasien Positif Corona di Lampung Bertambah 13 Kasus

Warga mengangkut air dengan jerigen dari truk tanki air yang dibagikan oleh pemerintah di New Delhi,India pada 20 Mei 2020.
Warga mengangkut air dengan jerigen dari truk tanki air yang dibagikan oleh pemerintah di New Delhi,India pada 20 Mei 2020. (AFP/SAJJAD HUSSAIN)

Ketika putranya yang berusia 6 tahun bangun dengan tenggorokan kering dan demam, pembantu rumah tangga Kalista Ekka ingin membawanya ke rumah sakit.

Tetapi menghadapi wabah Covid-19 , dokter menyarankan Ekka untuk menjaganya di rumah.

"Kipas hanya membuatnya lebih panas tetapi kami tidak bisa membuka jendela karena tidak memiliki layar," dan karenanya tidak ada pertahanan terhadap malaria dan nyamuk pembawa demam berdarah, kata Ekka.

Di daerah kelas atas terdekat yang penuh dengan pejalan kaki dan jogging setiap pagi dan sore  hari- beberapa memakai masker.

Tetapi, beberapa lainnya berdebat tentang manfaat masker di forum online.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved