120 Perwira Polisi Dimutasi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis
Dalam surat itu, Wakapolda Sumut Brigjen (Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto ditunjuk menjadi Kasetukpa Lemdiklat Polri.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengganti Wakapolda Sumatera Utara dan Wakapolda Kalimantan Selatan.
Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/1603/VI/KEP./2020 tertanggal 5 Juni 2020, yang telah dikonfirmasi oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.
Surat tersebut ditantangani oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.
Dalam surat itu, Wakapolda Sumut Brigjen (Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto ditunjuk menjadi Kasetukpa Lemdiklat Polri.
Mardiaz menggantikan Brigjen (Pol) Agus Suryatno yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
• Anak Buah Kapolri Meninggal Setelah Motornya Jalan Lurus di Tengah Kegelapan
• Kapolri Ultimatum Kapolda Jawa Barat Gara-gara Ulah Oknum Polisi Ngamuk Ditegur tak Pakai Masker
• Polisi Ditegur Teman Malah Ngamuk, Kapolri Perintahkan Mutasi Sebelum Azan Magrib
• Kapolri Jenderal Idham Azis Ganti 9 Kapolda
Pengganti Mardiaz sebagai Wakapolda Sumut adalah Karorenmin Bareskrim Brigjen (Pol) Dadang Hartanto.
Kemudian, Wakapolda Kalsel Brigjen (Pol) Aneka Pristafuddin akan menduduki jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
Posisi Wakapolda Kalsel akan diisi oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Agung Budijono.
Sementara itu, posisi Agung digantikan oleh Brigjen (Pol) Syahar Diantono yang kini menjabat sebagai Karo PID Divisi Humas Polri.
Total, terdapat 120 perwira tinggi dan menengah yang dimutasi dalam surat telegram tersebut.
Argo pun mengungkapkan bahwa mutasi adalah hal yang normal di institusi Polri sebagai penyegaran institusi.
“Surat telegram tersebut valid. Mutasi dalam rangka tour of duty,” ujar Argo ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (5/6/2020).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/4-jenderal-polisi-kandidat-kabareskrim-menurut-ipw-neta-s-pane-harus-bisa-tuntaskan-kasus-novel.jpg)